Demokrat Medan Tegaskan Lokot Nasution Layak Pimpin Demokrat Sumut

Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Iswanda Ramli. (Foto:dokumen Iswanda/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (15/8/2026) – Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Iswanda Ramli, menegaskan bahwa Lokot Nasution sangat layak memimpin Partai Demokrat Sumut. Ia bahkan membantah tudingan bahwa Lokot tidak loyal terhadap partai karena sering menghabiskan waktu di Jakarta.
Menurutnya, persaingan menuju musyawarah daerah (Musda) kerap menuai berbagai dinamika. Namun demikian, ia berharap perbedaan pendapat dan pilihan tidak mengubur dan mengesampingkan tujuan yang sama.
“Menjelang Musda berbagai dinamika itu biasa. Tetapi kita sangat menyayangkan bila ada segelintir oknum yang menjatuhkan Ketua Lokot Nasution. Seharusnya, perbedaan pandangan maupun pilihan tetap harus memiliki satu tujuan yang sama untuk Demokrat Sumut ke depan,” ujarnya kepada Mistar saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).
Ia tidak ragu mengkritik pihak-pihak yang belakangan ini gencar menyebarkan rumor di media sosial mengenai dugaan ketidaksetiaan Lokot Nasution. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan justru mempertanyakan loyalitas pihak-pihak penuduh itu sendiri terhadap partai.
“Saya dengan tegas membantah klaim segelintir orang yang menuduh Ketua Lokot tidak setia. Justru saya mempertanyakan loyalitas mereka yang melontarkan pernyataan tersebut; mereka mengaku sebagai deklarator, namun terkait kebijakan partai, baik untuk pemilihan presiden maupun pemilihan gubernur, mereka secara konsisten mengabaikan arahan yang dikeluarkan oleh Ketua Umum,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa tidak ada keraguan mengenai loyalitas Lokot Nasution terhadap instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), termasuk dukungannya terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sumut Bobby Nasution sesuai dengan keputusan partai.
“Prinsipnya adalah loyalitas kepada pimpinan. Kami mematuhi arahan yang dikeluarkan oleh Ketua Umum AHY dan ketua kami, Lokot Nasution, karena hal tersebut merupakan keputusan partai yang mengikat,” tuturnya.
Iswanda juga menepis narasi yang menyebutkan bahwa kinerja DPD Partai Demokrat Sumut terhambat akibat Lokot Nasution yang lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta untuk menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, komunikasi antara DPD Partai Demokrat Sumatera Utara dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Medan berjalan lancar tanpa kendala.
“Kami tidak menghadapi kesulitan, karena DPD Demokrat Sumatera Utara bekerja dengan prinsip kolektif-kolegial. Bahkan saat Ketua Lokot sedang sibuk di DPR RI, selalu ada pelaksana tugas sekretaris yang siap bertugas. Hal yang sama berlaku bagi pengurus lainnya,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai motif di balik upaya mencoreng citra Lokot Nasution, ia menyebut bahwa fenomena semacam itu lazim muncul menjelang Musda sebagai bagian dari dinamika politik internal partai. Kendati demikian, ia mengimbau agar kontestasi dilakukan secara sehat dan adil, bukan melalui penyebaran narasi yang tidak benar.
“Retorika semacam ini selalu muncul menjelang Musyawarah Daerah (Musda). Mereka yang mengaku sebagai ‘deklarator’ melontarkan pernyataan yang memicu perpecahan di kalangan kader Partai Demokrat, padahal sebagian besar klaim mereka tidak sesuai dengan fakta,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa siapa pun berhak mencalonkan diri sebagai ketua Partai Demokrat Sumatera Utara, asalkan prosesnya berjalan adil dan tidak melibatkan upaya menjatuhkan pihak lain.
“Begitulah dinamika politik, namun hal itu tidak boleh melibatkan cara-cara yang tidak pantas—terutama menjelek-jelekkan orang lain atau menggunakan bahasa yang bertujuan mendiskreditkan mereka, padahal tuduhan tersebut tidak benar,” katanya.
Iswanda menekankan bahwa DPC Partai Demokrat Kota Medan tetap teguh mendukung kepemimpinan Lokot Nasution dan akan terus mengawal Musda Partai Demokrat Sumatera Utara guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan pedoman partai. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Penumpang Stasiun Tebing Tinggi Capai 227 Ribu hingga Juli 2026
























