BUMDes Kalang Simbara Sidikalang Panen 30 Ton Jagung

Bupati Dairi Vickner Sinaga (tengah) didampingi Kapolres Dairi dan Dandim 0206/D. (Foto: Dok. Diskominfo Pemkab Dairi/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Bupati Dairi Vickner Sinaga mengapresiasi hasil panen raya jagung sebanyak 30 ton dari lahan seluas 15 hektare milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang.
Ketua BPD Kalang Simbara, Subektri Damanik, mengatakan bahwa penanaman perdana dilakukan pada Agustus 2025 di lahan seluas 15 hektar.
"Kiranya panen ini membawa kebahagiaan dan berkat bagi petani. Kepada Pemkab Dairi, kami harapkan bantuan traktor mengingat lahan ini sangat luas. Panen diperkirakan akan mencapai hasil 30 ton dengan memakai bibit jagung pioneer P32, dan musim tanam selanjutnya akan dilakukan pada Februari 2026 ini," kata Subektri.
Mendengar itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga langsung menginstruksikan Dinas Pertanian agar menindaklanjuti permintaan traktor.
“Apresiasi kami sampaikan atas pelaksanaan panen dan menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," kata Vickner.
Bupati Dairi ingin memastikan ketahanan pangan dapat terjaga dan memberikan manfaat langsung bagi petani masyarakat luas.
"Selamat kepada petani yang sudah panen hari ini. Sangat bagus untuk program ketahanan pangan. Kalau belum optimal, mari saling berkoordinasi. Kalang Simbara kita harapkan akan menjadi pilot project untuk desa yang lain. Untuk hasil panen selanjutnya, saya pastikan akan dibeli oleh Perumda yang telah terbentuk," katanya.
Sementara itu, Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, mengatakan bahwa selama 2025 Kabupaten Dairi menghasilkan panen jagung sebanyak 300.000 ton.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut mendampingi masyarakat dalam program-program strategis seperti ketahanan pangan. Harapan kami, kegiatan ini mampu memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan petani dan masyarakat," kata Otniel.
Sebelumnya, Direktur BUMDes Simbara Sejahtera, Saut Martua Ujung, mengatakan pengelolaan lahan dimulai dengan pembersihan dan rotari menggunakan traktor, disusul penaburan pupuk dolomit dan penanaman bibit jagung.
Program melibatkan masyarakat setempat untuk pemberdayaan ekonomi dengan target panen sekitar 70 ton jagung.
Saut menjelaskan, dana pengelolaan sebesar Rp200 juta berasal dari dana desa tahun anggaran 2025 dan dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 50 persen telah dicairkan, sisanya akan menyusul setelah proses tanam.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan dan Kepala Desa Kalang Simbara Tetty Laronta Pasaribu selaku pembina. Kemudian Kapolsek Kota Sidikalang, AKP Hotdiman Hutasoit, dan Bhabinkamtibmas Aiptu Luffi A. Fauji. (hm20)






















