Wednesday, August 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan Gelar PEKA, Dorong Kemandirian Ekonomi Ahli Waris

Mistar.idSelasa, 18 Agustus 2026 pukul 16.11 WIB
bpjs_ketenagakerjaan_padangsidimpuan_gelar_peka_dorong_kemandirian_ekonomi_ahli_waris

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) bagi ahli waris peserta, Selasa (18/8/2026). (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan/Mistar)

news_banner

Padangsidimpuan, MISTAR.ID – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padangsidimpuan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) bagi ahli waris peserta, Selasa (18/8/2026).

Mengusung tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada peserta dan keluarganya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan tersebut dikemas dalam bentuk pelatihan, diskusi, sharing pengalaman, serta praktik langsung yang berkaitan dengan pengembangan usaha melalui pemanfaatan media digital.

Kegiatan PEKA ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan agar memiliki keterampilan dan kemampuan yang dapat mendukung keberlangsungan serta peningkatan ekonomi keluarga.

Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan ketika peserta mengalami risiko sosial ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi keluarga peserta.

Salah satunya melalui upaya pemberdayaan ahli waris agar tetap dapat melanjutkan kehidupan serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kondisi ekonominya.

Ahli waris peserta yang telah memiliki usaha maupun yang sedang merintis usaha pada dasarnya memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun, dalam menjalankan usaha masih terdapat berbagai tantangan, antara lain keterbatasan dalam pemasaran, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan produk kepada calon pelanggan.

Melihat kondisi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padangsidimpuan menghadirkan kegiatan PEKA sebagai wadah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para ahli waris.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Padangsidimpuan, Christian Natanael Sianturi menyampaikan bahwa kegiatan PEKA merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada peserta dan keluarganya.

“Melalui kegiatan PEKA ini, kami ingin memastikan bahwa manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan tidak berhenti pada pemberian perlindungan ketika peserta mengalami risiko sosial ekonomi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan dan kemandirian ekonomi keluarga, khususnya para ahli waris,” ujarnya.

Chris menambahkan, perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang sangat besar bagi pelaku usaha, termasuk usaha yang dijalankan oleh para ahli waris peserta.

“Sekarang ini pemasaran tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar. Dengan menggunakan telepon seluler dan media sosial, produk dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas. Karena itu, kami membekali peserta dengan keterampilan dasar digital marketing dan pembuatan konten agar mereka dapat memanfaatkan media sosial secara lebih optimal untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Kegiatan PEKA menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan pembekalan dari berbagai perspektif. Perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan sederhana bagi pelaku usaha serta pengenalan layanan perbankan yang dapat mendukung kebutuhan dan pengembangan usaha.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pencatatan keuangan, mengelola arus kas, serta memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan pribadi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu peserta menjalankan usaha secara lebih teratur dan berkelanjutan.

Selain itu, praktisi digital marketing/content creator memberikan materi mengenai pengalaman mengembangkan usaha melalui media digital, strategi pemasaran di media sosial, teknik membuat konten, serta cara memanfaatkan konten untuk membantu meningkatkan penjualan.

Peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar pembuatan konten menggunakan perangkat yang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, khususnya telepon seluler.

Materi yang diberikan meliputi cara mengambil foto dan video produk, menentukan konsep konten, membuat konten yang menarik dan sesuai dengan produk yang dijual, hingga memahami bagaimana membuat konten yang tidak hanya menarik perhatian tetapi juga dapat mendorong calon konsumen untuk melakukan pembelian.

Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung membuat konten promosi berdasarkan produk atau usaha masing-masing. Dengan demikian, peserta dapat langsung mencoba menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.

Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendorong pengembangan usaha dan ekonomi kreatif di daerah.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah materi yang diberikan kepada peserta meliputi pengelolaan keuangan sederhana untuk usaha, pengenalan layanan perbankan, pengenalan digital marketing, pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, dasar-dasar fotografi dan videografi produk menggunakan HP, pembuatan konten promosi, hingga strategi pemanfaatan Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp untuk mendukung pemasaran.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memilih media sosial yang sesuai dengan karakteristik usaha dan target konsumennya serta mampu menghasilkan setidaknya satu konten promosi yang dapat langsung digunakan untuk memperkenalkan atau memasarkan produk.

Lebih lanjut, melalui kegiatan ini diharapkan peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang dapat langsung digunakan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Peserta diharapkan memahami dasar-dasar pemasaran melalui media sosial, mampu membuat foto maupun video sederhana menggunakan HP, serta dapat menentukan media sosial yang sesuai dengan jenis usaha dan target konsumennya.

Selain keterampilan digital marketing, peserta juga diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan usaha, termasuk pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan kebutuhan pribadi, serta memperoleh informasi mengenai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha.

Pada akhirnya, program ini diharapkan dapat memberikan bekal awal bagi para ahli waris untuk melanjutkan pengembangan usaha dan pemasaran secara mandiri setelah kegiatan selesai.

Melalui semangat “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan Berkelanjutan”, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padangsidimpuan berharap para ahli waris peserta dapat terus berkembang, semakin mandiri, produktif, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan PEKA menjadi bukti bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya hadir sebagai bentuk perlindungan ketika risiko terjadi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga peserta secara berkelanjutan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN