Saturday, August 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Sumut

Mistar.idSabtu, 15 Agustus 2026 pukul 19.36 WIB
bmkg_peringatkan_hujan_lebat_disertai_petir_di_sejumlah_wilayah_sumut

Ilustrasi, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Sumut. (foto:bmkg/gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (15/8/2026) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Berdasarkan informasi BMKG Sumatera Utara yang diterbitkan pukul 18.50 WIB, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 19.20 WIB dan masih berpotensi berlangsung hingga 22.50 WIB.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Pada periode awal, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Simalungun, Asahan, Toba, Samosir, dan Labuhanbatu Utara.

Wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi:

- Kabupaten Simalungun: Hatonduhan dan Dolok Panribuan.

- Kabupaten Asahan: Bandar Pasir Mandoge.

- Kabupaten Toba: Silaen, Habinsaran, Pintu Pohan Meranti, Porsea, Sigumpar, Siantar Narumonda, Nassau, Bonatua Lunasi, dan Parmaksian.

- Kabupaten Samosir: Simanindo.

- Kabupaten Labuhanbatu Utara: Kualuh Hulu dan Kualuh Selatan.

BMKG juga mencantumkan Perairan Danau Toba sebagai wilayah yang berpotensi terdampak perluasan cuaca tersebut.

Potensi Meluas ke Sejumlah Kabupaten dan Kota

Selain wilayah yang telah disebutkan, kondisi cuaca berpotensi meluas ke sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, wilayah yang berpotensi terdampak adalah Manduamas. Sementara di Kabupaten Tapanuli Utara, meliputi Tarutung, Siatas Barita, Sipoholon, Siborong-Borong, Pagaran, Parmonangan, Sipahutar, Pangaribuan, Garoga, dan Muara.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, potensi cuaca buruk mencakup Aek Bilah.

Untuk wilayah Kabupaten Nias, daerah yang berpotensi terdampak meliputi Hiliduho, Gido, Idanogawo, Bawolato, Hiliserangkai, Botomuzoi, Ulugawo, MaU, Somolo-Molo, dan SogaeAdu.

Potensi perluasan juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, yakni Bahorok, Salapian, Kuala, Sei Bingei, Batang Serangan, dan Kutambaru.

Sementara di Kabupaten Deli Serdang, wilayah yang disebut dalam peringatan dini adalah Sibolangit, Kutalimbaru, dan Pancur Batu.

Simalungun hingga Asahan

Di Kabupaten Simalungun, potensi cuaca buruk dapat meluas ke Siantar, Gunung Malela, Gunung Maligas, Panei, Panombeian Pane, Jorlang Hataran, Bosar Maligas, Sidamanik, Pematang Sidamanik, Tanah Jawa, Girsang Sipangan Bolon, Huta Bayu Raja, Jawa Maraja Bah Jambi, Dolok Pardamean, Tapian Dolok, dan Ujung Padang.

Adapun di Kabupaten Asahan, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Sei Kepayang, Air Batu, Pulau Rakyat, Bandar Pulau, Buntu Pane, Aek Kuasan, Aek Songsongan, Rahunig, Tinggi Raja, Setia Janji, Teluk Dalam, dan Aek Ledong.

Potensi hujan juga mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Dairi, yakni Sumbul, Parbuluan, Silahisabungan, dan Sitinjo.

Di Kabupaten Toba, cuaca tersebut dapat meluas ke Balige, Laguboti, Borbor, Ajibata, Lumban Julu, Uluan, dan Tampahan.

Wilayah Lain yang Masuk Peringatan Dini

Di Kabupaten Nias Selatan, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Lolomatua, Gomo, Lahusa, Umbunasi, Ulunoyo, Huruna, SiduaOri, Somambawa, Ulu Idanotae, dan Idanotae.

Sementara di Kabupaten Pakpak Bharat, meliputi Sitelu Tali Urang Jehe, Kerajaan, Salak, Sitelu Tali Urang Julu, Pergetteng Getteng Sengkut, Pagindar, dan Siempat Rube.

Di Kabupaten Humbang Hasundutan, potensi cuaca buruk mencakup Parlilitan, Pollung, Paranginan, Lintong Nihuta, Dolok Sanggul, Sijamapolang, Onan Ganjang, Pakkat, dan Tarabintang.

Untuk Kabupaten Samosir, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Onan Runggu, Nainggolan, Palipi, Harian, Sianjar Mula Mula, Ronggur Nihuta, Pangururan, dan Sitio-Tio.

Sedangkan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, potensi perluasan mencakup Kualuh Leidong, Kualuh Hilir, Aek Kuo, Na IX-X, dan Aek Natas.

Kota Pematangsiantar dan Gunungsitoli Juga Berpotensi Terdampak

Peringatan dini BMKG turut mencakup Kabupaten Nias Barat, yakni Mandrehe, Mandrehe Utara, Lolofitu Moi, dan Ulu MoroO.

Di wilayah perkotaan, potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang mencakup seluruh kecamatan di Kota Pematangsiantar, yakni Siantar Timur, Siantar Barat, Siantar Utara, Siantar Selatan, Siantar Marihat, Siantar Martoba, Siantar Sitalasari, dan Siantar Marimbun.

Sementara di Kota Gunungsitoli, wilayah yang masuk dalam potensi perluasan adalah Gunungsitoli, Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli Idanoi, Gunungsitoli AloOa, dan Gunungsitoli Barat.

Warga Diminta Waspada

BMKG mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi berlangsung hingga pukul 22.50 WIB. Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat, petir, dan angin kencang.

Masyarakat juga disarankan memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, khususnya apabila hendak melakukan aktivitas di luar ruangan maupun perjalanan pada malam hari.

(BMKG Sumut/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN