Banjir Rendam 211 Rumah di Gambus Laut, Bupati Soroti Bendungan Dalu Dalu

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Gambus Laut. (handover/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID - Banjir yang merendam sedikitnya 211 rumah serta ratusan hektare lahan pertanian di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, kembali menyoroti persoalan Bendungan Dalu Dalu yang disebut telah bermasalah lebih dari lima tahun.
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi bendungan serta tanggul Sungai Dalu Dalu hingga kini belum juga rampung meski telah beberapa kali dikerjakan.
“Bendungan Dalu Dalu sudah lima tahun lebih bermasalah dan sudah beberapa kali dalam proses pembangunan. Sampai hari ini pembangunan dan rehabilitasi bendungan serta tanggul Sungai Dalu Dalu belum selesai,” kata Baharuddin saat meninjau lokasi banjir di Desa Gambus Laut, Rabu (9/9/2026).
Ia berharap pengerjaan bendungan tersebut dapat diselesaikan tahun ini. Menurutnya, penyelesaian proyek tidak hanya penting untuk penanganan banjir, tetapi juga untuk mendukung kelancaran irigasi lahan pertanian warga.
Banjir di Desa Gambus Laut terjadi setelah empat sungai besar di Kabupaten Batu Bara meluap pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Debit kiriman dari Kabupaten Simalungun disebut membuat sungai-sungai tersebut tidak mampu menampung aliran air.
Kondisi banjir juga disebut semakin berat akibat aliran Sungai Dalu Dalu ditutup sementara terkait pengerjaan proyek pembangunan dan rehabilitasi bendungan serta tanggul.
Aliran air yang sebelumnya menuju Sungai Dalu Dalu dialihkan ke Sungai Gambus. Akibatnya, Sungai Gambus yang bermuara di Desa Gambus Laut tidak mampu menampung debit air hingga meluap ke permukiman dan lahan pertanian warga di empat dusun.
Berdasarkan kondisi di lapangan, sedikitnya 211 rumah terendam dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 50 sentimeter. Ratusan hektare sawah dan lahan perladangan juga terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, Baharuddin membawa ratusan paket sembako untuk disalurkan kepada 211 keluarga terdampak banjir.
Ia juga menginstruksikan instansi terkait mempercepat penanganan banjir serta meminta petugas kesehatan bersiaga di posko untuk melayani warga yang membutuhkan pertolongan medis.
BPBD Batu Bara turut diminta terus memantau perkembangan luapan Sungai Gambus, terutama di kawasan permukiman dan lahan pertanian.
Baharuddin berharap masyarakat memahami proses penanganan banjir dan penyelesaian pembangunan Bendungan Dalu Dalu.
“Begitu pembangunan dan rehabilitasi bendungan selesai, para petani juga akan memperoleh manfaat karena irigasi untuk lahan persawahan menjadi lebih lancar,” ujarnya. (*)


































