Saturday, August 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Banjir di Desa Gambus Capai 80 cm, Pemerintah Sepakat Alihkan Aliran Sungai Dalu Dalu

Mistar.idSabtu, 8 Agustus 2026 pukul 10.16 WIB
banjir_di_desa_gambus_capai_80_cm_pemerintah_sepakat_alihkan_aliran_sungai_dalu_dalu

Rapat darurat mengatasi luapan banjir Sungai Gambus, Jumat (7/8/2026). (Foto: Dok. Camat Lima Puluh Pesisir/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID – Banjir merendam Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, mencapai ketinggian 80 sentimeter (cm) belum lama ini.

Camat Lima Puluh Pesisir, Sabri, mengatakan akibat banjir ratusan hektare tanaman padi berumur 70 hingga 90 hari sesudah tanam serta puluhan rumah di Dusun VI, VII dan VIII Desa Gambus Laut, terendam.

Banjir juga merendam 150 hektare tanaman cabai berusia 75 hingga 85 hari setelah tanam.

Sabri melanjutkan, pengalihan aliran diperlukan karena Sungai Gambus tidak mampu menampung seluruh debit air dari Sungai Dalu Dalu yang saat ini dialihkan ke sungai tersebut.

“Pengalihan sepenuhnya aliran Sungai Dalu Dalu ke Sungai Gambus melalui jaringan DI Purwodadi menyebabkan debit air meningkat hingga memicu banjir di Desa Gambus Laut. Hal ini telah diputuskan di dalam rapat bersama,” kata Sabri di rapat darurat bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Sektor III Pematang Siantar di Aula Kantor Desa Pematang Panjang, Jumat (7/8/2026).

‎Ada pula beberapa alternatif lain yang diusulkan untuk mengurangi beban debit air yang masuk ke Sungai Gambus. Salah satunya dengan mengalihkan sebagian debit air ke aliran Sungai Kuala Indah.

‎Pengalihan sebagian aliran ke Sungai Kuala Indah selain mengurangi debit air di Sungai Gambus diharapkan dapat mendukung kebutuhan air di kawasan industri Kuala Tanjung serta memberikan dampak positif bagi nelayan.

"Setelah melalui pembahasan mendalam, akhirnya disepakati membuka cover dump (bendungan) di Sungai Dalu Dalu yang pembangunannya sudah mencapai 30 persen agar debit air berkurang ke Sungai Gambus," ujar Sabri.

‎Selain itu juga dilakukan pemasangan sandbag (bendungan pelimpah) di pintu Bendung Tanjung Muda sehingga air terbagi ke Sungai Tanjung dan Pasar Lapan.

‎”Waktu yang diberikan untuk pengalihan sebagian air Sungai Dalu Dalu ke sungai lain, selain Sungai Gambus selambat -ambatnya satu minggu ke depan,” ucapnya.

Diketahui pula, saat ini sedang ada pengerjaan rehabilitasi turap dan bendungan Sungai Dalu Dalu dengan nama proyek Rehabilitasi Bendung DI. Cinta Maju/Cinta Damai Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara (PTHC-5b).

‎Proyek senilai Rp19.780.233.855 tersebut bersumber dari APBD Pemprovsu Tahun 2026 dan dikerjakan PT Razasa Karya Medan dengan lama pengerjaan 180 hari kalender.

‎Agar proyek tersebut dapat dikerjakan, aliran air Sungai Dalu Dalu harus dihentikan dengan pengalihan ke Sungai Gambus. Namun, Sungai Gambus tidak mampu menampung debit air dari pengalihan tersebut sehingga meluap dan membanjiri Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN