Film Meong! Karya Mahasiswa ITB Raih Penghargaan Internasional

Meong! yang merupakan film pendek karya LFM ITB menang festival internasional, NextScene Kids & Youth Film Festival 2026. (Foto: Dokumentasi Tim LFM)
Jakarta, MISTAR.ID - Film pendek Meong! karya mahasiswa yang tergabung dalam Liga Film Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (LFM ITB) meraih penghargaan Most Inspiring Film Award pada NextScene Kids & Youth Film Festival 2026.
Film garapan tim Ophiuchus Project tersebut terpilih di tengah persaingan 54 film dari 14 negara dalam festival internasional yang digelar di Jakarta pada 6-9 Agustus 2026.
NextScene Kids & Youth Film Festival merupakan ajang yang menjadi wadah ekspresi kreatif bagi sineas muda dari berbagai negara. Pada edisi keduanya, festival berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM) dan CGV fX Sudirman.
Sutradara sekaligus penulis Meong!, Fransiska Fernanda, mengaku tidak menyangka film yang diproduksi dari lingkungan kampus tersebut mendapat penghargaan.
"Jujur, penghargaan ini sesuatu yang tidak aku ekspektasikan. Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," kata Fransiska, dikutip dari laman resmi ITB, Senin (21/9/2026).
Film bergenre drama slice of life itu mengangkat kisah dari sudut pandang seekor kucing kampus. Berlatar lingkungan ITB, cerita berfokus pada seekor kucing yang menemani mahasiswa menghadapi tekanan dalam menyelesaikan tugas akhir.
Proses produksi Meong! dimulai sejak Maret 2025. Salah satu tantangan dalam pembuatannya adalah mencari kucing yang sesuai untuk memerankan karakter utama.
Director of Photography sekaligus editor film, Dudih Purwadi, mengatakan tim melakukan casting terhadap hampir 40 kucing di lingkungan Kampus ITB.
"Kami memperhatikan warna bulu yang cocok dan karakter kucing yang mudah diarahkan. Hingga akhirnya kami memilih Siti yang cocok untuk peran ini," ujar Dudih.
Siti merupakan kucing yang biasa beraktivitas di sekitar Gedung Labtek VII ITB. Dalam proses syuting, kru juga memperhatikan kondisi Siti dan menghentikan pengambilan gambar ketika kucing tersebut menunjukkan tanda-tanda stres.
Penulis sekaligus produser Meong!, Vincentius Bhagaskara, mengatakan ide film tersebut berangkat dari keberadaan kucing-kucing di lingkungan kampus yang kerap menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa.
"Inti dari film ini, kami mau membawakan bahwa sesuatu seperti kucing kecil atau mungkin hal kecil lainnya di dunia ini bisa sangat menginspirasi dan bermakna bagi seseorang," kata Vincentius.
Menurutnya, hal sederhana yang dianggap biasa atau tidak berharga oleh sebagian orang tetap dapat memiliki makna bagi orang lain. (hm25/CNN Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Rescene Siapkan Comeback, Mini Album “PULSE” Rilis 3 November

































