Jangan Lewatkan! Harvest Moon Bersama Saturnus Muncul di Langit Akhir Pekan Ini

Visual yang mengillustrasikan Harvest Moon bersama Saturnus terlihat di langit. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)
Jakarta, MISTAR.ID (23/9/2026) - Fenomena bulan purnama Harvest Moon akan menghiasi langit malam pada akhir pekan, Sabtu (26/9/2026). Catat tanggalnya agar tidak terlewat.
Biasanya, bulan terbit sekitar 50 menit lebih lambat dari hari ke hari. Namun, di sekitar ekuinoks September, selisih waktu itu menjadi lebih kecil di belahan bumi utara.
Bulan akan terbit pada waktu yang hampir sama selama beberapa malam berturut-turut sehingga memberikan cahaya lebih lama setelah matahari terbenam.
Bulan purnama September tahun ini dinamai Harvest Moon karena kemunculannya paling dekat dengan ekuinoks musim gugur. Sebagai pembanding, pada 2025 gelar Harvest Moon jatuh pada bulan purnama Oktober.
Melansir dari USA Today, jika tidak berada paling dekat dengan ekuinoks musim gugur, bulan purnama tersebut akan dinamai Corn Moon.
Menurut NASA, sebutan Harvest Moon berasal dari kebiasaan petani zaman dahulu yang mengandalkan cahaya bulan untuk menyelesaikan panen di malam hari sebelum adanya listrik.
Cahaya tersebut sangat krusial karena periode panen berada di puncaknya pada musim gugur.
Menurut Almanac, bulan purnama September juga memiliki beberapa nama lain untuk menandai peralihan dari musim panas ke musim gugur.
Melansir BBC, fenomena kali ini disertai planet pendamping yang istimewa. Pada 26 September 2026, Harvest Moon akan ditemani Saturnus.
Untuk menyaksikannya, arahkan pandangan ke timur saat matahari terbenam untuk melihat bulan terbit.
Sekitar satu jam kemudian, Saturnus akan terbit dan tampak sebagai bintang terang di bawah dan di sebelah kiri bulan.Pada 27 September, keduanya akan terbit bersama lagi dengan posisi bulan berada di sebelah kiri Saturnus. (CNN/hm02)







































