Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Air Joman Tanam Pohon Pisang

Warga menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak di Kecamatan Air Joman, Asahan. (foto: dokumentasi warga/mistar)
Asahan, MISTAR.ID - Sejumlah warga di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan melakukan protes terhadap kondisi jalan yang rusak seperti kubangan kolam dengan menanam pohon pisang di tengah jalan, Sabtu (7/11/2026).
Aksi kritik satire ini disampaikan lantaran jalan provinsi sepanjang kurang lebih 2 kilometer di Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman tersebut tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan pembangunan berupa pengaspalan.
Zulkifli Matondang, salah satu warga yang melakukan aksi penanaman pohon pisang tersebut mengatakan, aksi dilakukan bersama sejumlah warga secara spontan dan tidak terencana lantaran mereka sudah muak tiap kali melalui jalan yang menghubungkan akses ke kota Kisaran sebagai ibu kota Kabupaten Asahan maupun ke Kota Tanjungbalai pasti tidak pernah lancar.
“Setiap kali lewat dari jalan ini apalagi ini musim hujan pasti kita harus berjuang dulu. Banyak lubang-lubang dalam. Padahal ini akses jalan provinsi menuju Kisaran dan Tanjungbalai. Sama sekali tidak ada perbaikan pembangunan di sini,” kata dia.
Selain menghubungkan dua daerah, jalan tersebut merupakan kawasan aktivitas perekonomian masyarakat karena berada di tengah-tengah pasar dan pertokoan milik warga yang banyak aktivitas.
“Oleh karena itu, kami tanam sekalian pohon pisang di sini sebagai bentuk kekecewaan kami sebagai masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalan ini. Untuk usulan pembangunan kami sudah sering ini sampaikan ke pemerintah, tapi tidak pernah ada perbaikan sampai hari ini,” ujarnya.
Warga di lokasi terlihat melakukan penanaman pohon pisang di dalam lubang-lubang yang tergenang air. Meski membuat aktivitas perjalanan di sekitar menjadi lebih lambat, namun aksi tanam pisang di jalan itu mendapat dukungan dari masyarakat pengguna jalan.
Beberapa personel Polsek Air Joman yang datang ke lokasi mengamankan kelancaran arus lalu lintas di tengah-tengah warga melakukan aksi protes.










































