Pemko Pematangsiantar Raih Berbagai Prestasi Sepanjang 2025, dari SPBE hingga Kota Toleran

Suasana penyampaian prestasi yang dibacakan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi. (Foto: Istimewa/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mencatat berbagai capaian prestasi sepanjang tahun 2025, baik dalam lingkup tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik. Beragam penghargaan tersebut menjadi indikator peningkatan kinerja pemerintahan daerah sekaligus wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Berbagai capaian tersebut disampaikan Wali Kota Wesly Silalahi saat menghadiri buka puasa bersama Forkopimda pada Senin (9/3/2026). Capaian yang ada pun tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan daerah.
"Semua itu terwujud berkat dukungan yang luar biasa dari DPRD Kota Pematangsiantar, unsur Forkopimda, para pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan kontribusi, masukan, dan semangat kolaborasi untuk kemajuan kota yang kita cintai ini," ujarnya.
Salah satu prestasi yang berhasil dipertahankan yakni, penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Penghargaan tersebut telah diraih Pemko Pematangsiantar selama lima tahun berturut-turut, menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan sistem pemerintahan berbasis digital.
Selain itu, Pemko Pematangsiantar juga meraih predikat Kota Informatif dalam keterbukaan informasi badan publik kategori kabupaten/kota dari Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara.
Di bidang pengendalian ekonomi daerah, sejumlah penghargaan juga diperoleh dari Bank Indonesia. Di antaranya penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terinformatif, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Teraktif, serta penghargaan Terbaik Sinergi Upaya Pengendalian Inflasi Ketahanan Pangan.
Sementara dalam tata kelola pemerintahan, Pemko Pematangsiantar juga meraih penghargaan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dengan predikat B dan nilai 61,05.
Pemko juga memperoleh penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan indeks 4,40 kategori A dari kementerian yang sama.
Dalam pengelolaan keuangan daerah, Pemko Pematangsiantar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
Tak hanya dalam tata kelola pemerintahan, capaian juga diraih dalam sektor pelayanan publik dan kehidupan sosial masyarakat. Kota Pematangsiantar berhasil masuk peringkat lima Kota Paling Toleran di Indonesia versi Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 yang dirilis SETARA Institute dengan skor 6,115.
Selain itu, kota ini juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang kemudian disusul penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Januari 2026.
Prestasi juga datang dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah naungan Pemko Pematangsiantar. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Uli meraih sejumlah penghargaan dalam ajang yang diselenggarakan TOP BUMD Awards, di antaranya Golden Trophy TOP BUMD Awards, TOP BUMD Awards,TOP CEO BUMD, serta TOP Pembina BUMD.
Di sisi lain, Pemko Pematangsiantar juga menerima penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata dalam pembentukan 53 Pos Bantuan Hukum Kelurahan di Kota Pematangsiantar.
Wali Kota Wesly Silalahi optimistis berbagai capaian tersebut akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.
"Ke depan kita berharap prestasi yang diraih semakin banyak dan beragam, sehingga cita-cita bersama untuk mewujudkan Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat," ucapnya.


























