Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pemko Pematangsiantar Perkuat Mitigasi Pasca Longsor dan Banjir di Beberapa Wilayah

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 13.37 WIB
pemko_pematangsiantar_perkuat_mitigasi_pasca_longsor_dan_banjir_di_beberapa_wilayah_

Korban bencana alam di Kota Pematangsiantar menjalani perawatan di rumah sakit. (Foto: Diskominfo Siantar/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar akan memperkuat mitigasi pasca terjadinya bencana di sejumlah wilayah dipicu tingginya intensitas hujan, Kamis (30/7/2026) malam.

Akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari terakhir, terdapat dua titik bencana di Siantar meliputi Kelurahan Pondok Sayur, Kompleks Kantor Camat Siantar Marihat, dan di Kelurahan Bah Kapul tepatnya di kawasan Perumahan BTN.

Bahkan, di Kecamatan Siantar Utara juga dilanda longsor dan banjir. Kejadian ini menyebabkan satu rumah rusak tidak laik huni di Kelurahan Pondok Sayur dan delapan penghuni rumah mengalami luka.

Pemko Pematangsiantar akan menguatkan mitigasi bencana sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Sitanggang, Jumat (31/7/2026), saat membesuk korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasmen Saragih.

"Kami hadir menjenguk dan memberikan bantuan kepada korban yang menyebabkan hilangnya hunian dan penghuninya luka-luka. Kami juga akan terus selalu aktif mencegah adanya bencana yang serupa," kata Junaedi dilansir, Minggu (2/8/2026).

Menurut dia, sesuai arahan Wali Kota Wesly Silalahi, pemerintah bergerak memastikan langkah pencegahan terus diperkuat agar kejadian serupa dapat diminimalkan dan juga penanganan pasca bencana harus berjalan beriringan dengan penguatan upaya mitigasi.

Selain memastikan pelayanan kesehatan bagi korban, Pemko juga siapkan bantuan pemulihan berupa hunian sementara, kebutuhan sandang dan pangan, alat-alat dapur, peralatan tidur, biayaan pengobatan, hingga bantuan kebutuhan sekolah bagi anak terdampak.

"Kebutuhan yang diberikan untuk membantu korban selama terkena musibah hingga situasi keluarga dapat kembali normal. Pemerintah akan terus mengaktifkan langkah antisipasi melalui pemantauan wilayah rawan longsor dan banjir, serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem," katanya.

Sementara itu, berdasarkan laporan BPBD Kota Pematangsiantar, terdapat beberapa kejadian longsor seperti di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur. Sejak kejadian, BPBD bersama pemerintah kecamatan dan unsur terkait telah melakukan langkah-langkah dan penanganan tindak lanjutan.

"Diimbau masyarakat yang bermukim di kawasan lereng perbukitan maupun daerah rawan longsor dan banjir agar dapat meningkatkan kewaspadaan selama curah hujan masih tinggi di Pematangsiantar," ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN