Banjir Masih Jadi Momok di Siantar, BPBD Desak Balai Jalan Nasional Turun Tangan

Jalan Medan di sekitar SMA Negeri 5 Pematangsiantar, langganan banjir. (foto: abdi/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Musim hujan masih berlangsung dan ancaman banjir kembali menjadi perhatian di sejumlah kawasan Kota Pematangsiantar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pematangsiantar meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di sejumlah titik yang selama ini rawan tergenang.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Jalan Medan, tepatnya di sekitar SMAN 5 Pematangsiantar. Kawasan tersebut diketahui kerap mengalami banjir saat hujan deras turun.
Selain mengganggu aktivitas masyarakat, genangan air di kawasan tersebut juga kerap menghambat arus lalu lintas.
Kepala BPBD Pematangsiantar, Dedi Idris Harahap mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir. Salah satunya dengan memantau kondisi cuaca dan melakukan pembersihan parit secara rutin. "Kita rutin membersihkan parit bersama pihak kecamatan, minimal sebulan sekali," ujar Idris saat dihubungi, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Idris, persoalan banjir di sekitar SMAN 5 Pematangsiantar berkaitan dengan kondisi sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Parit di sisi kiri Jalan Medan dinilai terlalu sempit untuk menampung aliran air dari dua arah.
"Paritnya kurang lebar. Di kawasan Simpang Kapuk, air dari kanan jalan dialirkan ke kiri melalui gorong-gorong. Akibatnya, aliran air dari sisi kanan dan kiri berkumpul di satu parit. Ditambah lagi kontur jalan yang menurun, sehingga air mudah meluap ke badan jalan," katanya.
Idris menyebut, penanganan permanen terhadap persoalan tersebut tidak sepenuhnya dapat dilakukan Pemerintah Kota Pematangsiantar karena Jalan Medan berstatus jalan nasional.
Menurutnya, diperlukan intervensi pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk membenahi sistem drainase di kawasan tersebut.
"Kalau mau perbaikan permanen, pemerintah pusat yang harus turun tangan. Dinas PUPR Siantar juga sudah beberapa kali mengirim surat kepada Balai Besar Jalan Nasional di Medan, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata di lapangan," ucapnya.
Selain Jalan Medan, BPBD Pematangsiantar juga mencatat sejumlah kawasan lain yang berpotensi mengalami banjir saat hujan deras, di antaranya Jalan Adam Malik, Jalan Ade Irma, Jalan Sutomo, dan Jalan Merdeka.
BPBD mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta segera melaporkan genangan maupun kondisi darurat kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.









































