Friday, November 6, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pembangunan Ringroad Jalan Medan Belum Tuntas, Pemko Siapkan Usulan ke APBN

Mistar.idJumat, 6 November 2026 pukul 14.26 WIB
pembangunan_ringroad_jalan_medan_belum_tuntas_pemko_siapkan_usulan_ke_apbn

Kondisi jalan ringroad di Kelurahan Tanjung Tonga, Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (6/11/2026). (Foto: Abdi/Mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID – Pemerintah Kota Pematangsiantar mengajukan anggaran pembangunan jalan lingkar (ringroad), khususnya di Jalan Medan, melalui APBN agar proyek tersebut dapat dilanjutkan pada 2027.

Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, mengatakan masih terdapat sejumlah titik krusial dalam proyek pembangunan ringroad yang belum selesai dan membutuhkan perhatian.

“Nanti pasti lanjut. Untuk 2027, tinggal kita tunggu saja apakah usulan ke pusat disetujui atau tidak. Kalau iya, kita pakai APBN,” kata Junaedi kepada Mistar, Jumat (6/11/2026).

Perbaikan jalan lingkar membutuhkan dana sekitar Rp7 sampai Rp9 miliar.

“Kami masih menunggu jawaban dari pusat. Semoga bulan ini, atau paling lambat akhir tahun 2026 sudah ada kepastian mengenai anggaran. Kenapa semua diusulkan ke pusat? Supaya tidak double anggaran di APBD Kota. Total anggarannya kurang lebih Rp7 sampai Rp9 miliar. Fokus penanganannya sekitar 500 meter dari total 16 kilometer panjang ringroad,” tutur Junaedi.

Berdasarkan pantauan Mistar hari ini, jalan ringroad wilayah Kelurahan Tanjung Tonga, Kecamatan Siantar Martoba, kondisinya memang memprihatinkan.

Jalannya penuh lubang besar dan berkerikil. Tidak hanya berlubang, jika hujan jalan digenangi air dan sampah berserakan dimana-mana.

Salah satu warga sekitar, Fahri, menjelaskan banyak warga yang membuang sampah sembarangan ke daerah tersebut.

“Jalannya sangat parah. Selain berlubang, banyak batu-batu besar. Kalau musim hujan, lumpur sama genangan air di mana-mana. Sebaliknya waktu kemarau, debunya tebal sekali,” kata Fahri.

“Sering truk besar yang melemparkan sampah begitu saja ke pinggir jalan. Padahal, warga sekitar sudah sering melarang, tetap aja dibuang di sini,” ujar Fahri.

Warga berharap Pemko Siantar dan pemerintah pusat bisa mempercepat perbaikan jalan. Sebab, perbaikan ringroad tidak cuma mengurangi kemacetan kota, tapi juga menghemat waktu tempuh bagi warga.

“Kami sangat berharap jalan ringroad ini cepat dibenahi. Kalau sudah bagus, pergi kerja atau antar anak sekolah jadi jauh lebih efisien,” tutur Fahri.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN