Friday, November 6, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 32,7 Juta, BEI Perkuat Edukasi Investasi

Mistar.idJumat, 6 November 2026 pukul 08.39 WIB
jumlah_investor_pasar_modal_tembus_327_juta_bei_perkuat_edukasi_investasi

Pembukaan Capital Market Summit 7 Expo (CMSE) 2026 di main hall BEI. (Foto: BEI)

Jakarta, MISTAR.ID - Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 32,72 juta Single Investor Identification (SID) per 15 Oktober 2026. Pertumbuhan ini mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat edukasi masyarakat agar tidak hanya tertarik berinvestasi, tetapi juga memahami instrumen dan risiko yang menyertainya.

Upaya tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang berlangsung pada 5-7 November 2026 di Main Hall BEI, Jakarta.

Kegiatan yang digelar bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan peningkatan jumlah investor perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat mengenai berbagai instrumen investasi, tujuan keuangan, serta risiko yang harus diperhitungkan.

Menurutnya, investasi membutuhkan persiapan, perencanaan, dan konsistensi agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Seperti marathon, investasi bukan sekadar tentang seberapa cepat kita memulai atau seberapa jauh kita ingin melangkah, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan tetap konsisten untuk mencapai tujuan,” kata Jeffrey saat pembukaan CMSE 2026, Kamis (5/11/2026).

Ia mengatakan setiap orang memiliki kemampuan dan tujuan keuangan berbeda. Karena itu, pemilihan instrumen investasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.

Berdasarkan data BEI per 15 Oktober 2026, dari total 32.723.392 investor pasar modal, sebanyak 10.301.974 SID merupakan investor saham.

Untuk memperluas pemahaman masyarakat, CMSE 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukasi melalui seminar, talk show, serta pameran produk dan layanan pasar modal.

Pada hari pertama, agenda meliputi Opening Ceremony, Galeri Investasi BEI Award 2026, dan seminar utama bertajuk “Indonesia’s Economic & Investment Outlook”.

Selanjutnya, pada Jumat (6/11/2026), kegiatan diisi dengan peluncuran Indonesia ESG Bond Index oleh PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), serta edukasi mengenai perencanaan keuangan, instrumen investasi, dan pasar modal syariah.

Sementara pada Sabtu (7/11/2026), pengunjung dapat mengikuti edukasi Exchange-Traded Fund (ETF) Emas, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia keuangan, hingga sesi inspiratif bersama figur publik dan atlet.

Selain kegiatan edukasi, CMSE 2026 juga menghadirkan 88 booth dengan lebih dari 100 tenant booth. Pesertanya meliputi OJK, SRO beserta anak usahanya, anggota bursa, manajer investasi, agen penjual efek reksa dana, perusahaan tercatat, hingga perusahaan binaan IDX Incubator dan berbagai mitra pasar modal lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, BEI berharap masyarakat semakin mengenal ekosistem pasar modal Indonesia dan memiliki pengetahuan yang cukup sebelum mengambil keputusan investasi.

Upaya ini juga menjadi bagian dari kampanye #AkuInvestorSaham yang diluncurkan BEI sejak 10 Agustus 2023 untuk mendorong partisipasi masyarakat dari berbagai latar belakang dalam pasar modal.

Dengan meningkatnya jumlah investor, penguatan literasi dinilai penting agar pertumbuhan pasar modal tidak hanya tercermin dari penambahan jumlah investor, tetapi juga dari kualitas pemahaman dan keputusan investasi masyarakat. (hm25/antara)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN