Monday, August 10, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Larangan Bawa Pulang MBG, Sekolah di Medan Sebut Siswa Habiskan Makanan di Tempat

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 17.50 WIB
larangan_bawa_pulang_mbg_sekolah_di_medan_sebut_siswa_habiskan_makanan_di_tempat

Siswa sedang mengkonsumsi makan bergizi gratis. (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (10/8/2026) – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta agar para siswa tidak membawa pulang Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah masing-masing dan segera mengonsumsinya di sekolah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hal ini disebut berkaitan dengan risiko keamanan pangan yang melewati batas waktu aman jika makanan MBG disimpan dan dikonsumsi lagi di rumah.

Kepala Regional BGN Sumut, T. Agung Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya siap mengawal dan menjalankan instruksi dari Kepala BGN RI, Sudaryono. Ia mengatakan bahwa hal ini juga sudah diteruskan ke sekolah-sekolah dan dapur-dapur penyedia MBG.

“Perintah dari Pak Sudaryono sebagai Kepala BGN RI jelas, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan instruksi ini. Kami sebagai pelaksana di lapangan harus cek setiap hari agar pelaksanaan sesuai dengan instruksi Kepala BGN,” katanya kepada Mistar, Senin (10/8/2026).

Sementara itu, sejumlah sekolah di Medan mengaku belum mendapatkan informasi terkait imbauan Kepala BGN tersebut. Meski demikian, selama ini sekolah-sekolah tersebut tidak pernah mengalami kendala ataupun makanan basi.

Wakil Kepala SMA Negeri 2 Medan, Naomi Damanik, menjelaskan bahwa di sekolahnya para siswa bahkan hampir tidak pernah membawa pulang paket MBG ke rumah.

“Untuk SMAN 2 Medan sampai saat ini belum ada imbauan. Tapi anak-anak di sekolah kita juga hampir tidak ada yang membawa pulang,” tuturnya.

Menurutnya, para siswa langsung menyantap makanannya ketika jam istirahat sekolah.

“MBG diantar jam sepuluh pagi. Jam 12.15 WIB anak-anak makan. Pulangnya jam 16.00 WIB. Sudah pasti nggak layak lagi dikonsumsi kalau dibawa pulang, kan,” ucapnya lagi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala SMPN 23 Medan, Sarifah Hanum Sipahutar. Meski juga belum menerima imbauan terkait hal ini secara resmi, Sarifah mengatakan bahwa total 1.110 siswa beserta guru selalu menghabiskan makanan yang dibagikan tanpa ada sisa untuk dibawa pulang.

Menurut Sarifah, proses pembagian hingga waktu makan siswa selalu diawasi oleh guru di dalam kelas. Dengan jadwal makan yang bertepatan dengan jam istirahat, makanan yang baru tiba langsung disantap habis oleh para siswa.

“Nggak pernah dibawa pulang. Anak-anak itu selalu habis makanannya. Karena pas pembagian MBG di kelas, ada juga guru yang memantau dan mengawasi mereka untuk makan semuanya,” katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN