Jadwal Liga Konferensi UEFA Matchday 3: Ajax, Atalanta, Brighton hingga Monaco Hadapi Ujian

Jadwal Liga Konferensi UEFA Matchday 3. (foto ilustrasi:chatgpt/mistar)
"Sebanyak 18 pertandingan tersaji pada matchday ketiga Liga Konferensi UEFA 2026/2027. Ajax, Atalanta, Brighton, dan Monaco menjadi sorotan. Simak jadwal lengkap, duel unggulan, serta persaingan menuju babak 16 besar."
Pematangsiantar, MISTAR.ID (5/11/2026) — Persaingan Liga Konferensi UEFA 2026/2027 semakin memanas. Memasuki matchday ketiga dari enam pertandingan fase liga (league phase), sebanyak 36 klub kembali memburu poin penting demi mengamankan tiket ke fase gugur.
Sebanyak 18 pertandingan dijadwalkan berlangsung Jumat, 6 November 2026 dini hari WIB, mulai pukul 00.45 hingga 03.00 WIB. Sejumlah duel menarik tersaji, termasuk Midtjylland kontra Ajax, Atalanta melawan Kairat Almaty, Getafe menghadapi Brighton, serta Monaco melawan Nordsjælland.
Matchday ketiga menjadi momentum penting. Klub yang mampu meraih kemenangan berpeluang memperkuat posisi di klasemen, sementara tim yang kehilangan poin harus bekerja lebih keras dalam tiga pertandingan tersisa.
Jadwal Lengkap Liga Konferensi UEFA Matchday 3
Berikut jadwal 18 pertandingan Liga Konferensi UEFA, Jumat, 6 November 2026 dini hari WIB:
Kick-off pukul 00.45 WIB:
- Red Star vs Inter Escaldes
- Trabzonspor vs Freiburg
- Lincoln Red Imps vs Hajduk Split
- KuPS vs Gent
- Midtjylland vs Ajax
- AGF Aarhus vs Braga
- Thun vs Hearts
- Atalanta vs Kairat Almaty
- Mjällby vs Borac Banja Luka
Kick-off pukul 03.00 WIB:
- Universitatea Craiova vs Egnatia
- Twente vs Pafos
- Getafe vs Brighton
- Panathinaikos vs CSKA Sofia
- Riga FC vs Jablonec
- FC Copenhagen vs Iberia Tbilisi
- Lugano vs Kauno Žalgiris
- AS Monaco vs Nordsjælland
- Sint-Truiden vs Brann.
5 Duel Unggulan yang Layak Dinantikan
Midtjylland vs Ajax menjadi salah satu pertandingan paling menarik. Ajax memiliki reputasi besar di sepak bola Eropa, tetapi Midtjylland berpotensi memberikan perlawanan melalui intensitas permainan dan tekanan tinggi. Kualitas build-up play serta efektivitas penyelesaian akhir Ajax akan menjadi perhatian.
Atalanta vs Kairat Almaty juga patut disorot. Wakil Italia tersebut memiliki pengalaman menghadapi persaingan elite Eropa, sedangkan Kairat berpeluang mengandalkan organisasi pertahanan dan serangan balik cepat untuk menciptakan kejutan.
Sementara itu, Getafe vs Brighton menawarkan pertarungan karakter permainan yang berbeda. Getafe identik dengan agresivitas dan duel fisik, sedangkan Brighton dikenal dengan penguasaan bola, progresi umpan, serta variasi serangan. Pertarungan lini tengah bisa menjadi faktor penentu.
Duel Trabzonspor vs Freiburg juga menarik karena mempertemukan dua klub dengan karakter kompetitif. Dukungan publik tuan rumah akan menjadi modal Trabzonspor, tetapi Freiburg memiliki pengalaman dan disiplin taktik yang patut diperhitungkan.
Adapun AS Monaco vs Nordsjælland menghadirkan pertarungan dua klub yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pemain muda. Kecepatan, kreativitas, dan kualitas transisi permainan berpotensi menjadi pembeda.
Fakta Menarik: Persaingan 36 Klub Menuju Babak 16 Besar
Liga Konferensi UEFA menggunakan format league phase yang melibatkan 36 klub dalam satu klasemen. Setiap tim memainkan enam pertandingan, terdiri dari tiga laga kandang dan tiga laga tandang.
Sistem kelolosannya terbagi menjadi tiga kelompok. Delapan klub teratas langsung melaju ke babak 16 besar, peringkat 9–24 harus melewati babak play-off, sedangkan posisi 25–36 dipastikan tersingkir.
Menariknya, kompetisi ini juga mempertemukan klub dari berbagai negara dengan tradisi sepak bola berbeda. Inter Escaldes dari Andorra, Kairat Almaty dari Kazakhstan, KuPS dari Finlandia, Kauno Žalgiris dari Lithuania, hingga Egnatia dari Albania menjadi representasi keberagaman sepak bola Eropa.
Insight Klasemen: Ajax dan Atalanta Dituntut Lebih Konsisten
Persaingan papan atas semakin menarik setelah dua pertandingan pertama. Berdasarkan data klasemen yang tersedia sebelum matchday ketiga, Panathinaikos, Lugano, Brann, Trabzonspor, Twente, Monaco, Sint-Truiden, dan Hajduk Split sama-sama mengoleksi enam poin.
Brighton mengantongi empat poin, sementara Ajax dan Atalanta baru mengumpulkan tiga poin.
Situasi tersebut membuat matchday ketiga semakin penting. Trabzonspor berpeluang memperkuat posisinya apabila mampu mengalahkan Freiburg. Brighton juga memiliki kesempatan mendekati kelompok teratas jika berhasil menaklukkan Getafe.
Sebaliknya, Ajax dan Atalanta membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang bersaing di zona delapan besar.
Selain jumlah poin, produktivitas gol dan selisih gol juga menjadi aspek penting dalam menentukan posisi akhir klasemen.
Matchday Ketiga Bisa Menjadi Titik Balik
Dengan hanya enam pertandingan pada fase liga, setiap poin memiliki arti penting bagi perjalanan klub menuju fase gugur. Kemenangan ketiga dapat menjadi modal besar untuk mengamankan posisi delapan besar, sementara kekalahan berpotensi memperberat persaingan.
Sebanyak 18 pertandingan yang tersaji akan menghadirkan persaingan taktik, duel fisik, serangan balik, hingga perebutan dominasi penguasaan bola.
Kini, perhatian tertuju pada Ajax, Atalanta, Brighton, Monaco, dan Trabzonspor. Mampukah klub-klub unggulan mengamankan kemenangan, atau justru kejutan kembali mewarnai matchday ketiga Liga Konferensi UEFA?
(uefa/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb: The Black Cats Diunggulkan, Dion Beljo Jadi AncamanBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER










































