BI Bidik Transaksi UMKM di KKI 2026 Capai Rp659,7 Miliar, Pasar Ekspor Fokus Pembiayaan Hijau

Salah satu UMKM binaan Bank Indonesia (BI) yang mengikuti kegiatan business matching dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). (Foto: Antara)
Jakarta, MISTAR.ID (20/8/2026)– Bank Indonesia (BI) menargetkan transaksi produk UMKM dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencapai Rp659,7 miliar.
Target itu terdiri dari omzet dan business matching ekspor sebesar Rp446,9 miliar serta business matching pembiayaan termasuk pembiayaan hijau sebesar Rp212,8 miliar.
Deputi Gubernur BI Thomas A.M. Djiwandono mengatakan penguatan UMKM menjadi kunci untuk mendorong intermediasi yang produktif dan memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi baru.
"UMKM yang tumbuh dapat menjadi usaha menengah. Usaha menengah yang terus berkembang dapat menjadi korporasi baru Indonesia," kata Thomas di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Untuk mendorong UMKM naik kelas, BI menginisiasi Gerakan Korporasi Gandeng UMKM.
Program ini menghubungkan UMKM dengan rantai pasok dan rantai nilai korporasi melalui kemitraan.Melalui kemitraan tersebut, UMKM diharapkan memperoleh akses pasar, teknologi, jaringan, dan pembiayaan yang lebih luas.
Standar usaha dari korporasi juga diyakini dapat meningkatkan produktivitas dan kapasitas UMKM.
BI mengajak seluruh pemangku kepentingan dan korporasi meningkatkan intermediasi untuk mendukung sektor riil, khususnya UMKM.
"Sinergi ini diharapkan menciptakan ekosistem di mana usaha kecil memiliki ruang untuk tumbuh besar, korporasi tumbuh bersama mitra usahanya, dan pembiayaan mengalir ke kegiatan ekonomi yang produktif," ujarnya.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyampaikan pemerintah terus memperkuat dukungan bagi UMKM melalui pembiayaan terjangkau, insentif perpajakan, serta kemudahan ekspor dan akses pasar.
"UMKM naik kelas tidak hanya karena pembiayaan, tetapi juga karena akses pasar, peningkatan kapasitas, dan kemitraan. Sinergi antarotoritas, korporasi, lembaga keuangan, dan UMKM menjadi kunci," kata Juda.
KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) dan secara daring di www.karyakreatifindonesia.co.id.
Sebanyak lebih dari 550 UMKM mengikuti secara luring dan lebih dari 1.300 UMKM secara daring. Jumlah ini meningkat dibanding KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM luring dan 1.100 UMKM daring.
Acara ini menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, termasuk business matching pembiayaan, ekspor, dan value chain.
KKI 2026 menampilkan produk UMKM hasil kurasi seperti wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan olahan, hingga atraksi desa wisata.(Antara/hm02)























