Tokoh Simalungun Ingatkan Pemilihan Rektor USI Jangan Terjebak Politik Identitas

Mantan Ketua DPRD Simalungun, Syahmidun Saragih. (Foto: Abdi/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID – Mantan Ketua DPRD Simalungun sekaligus tokoh masyarakat, Syahmidun Saragih, mengingatkan agar pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) tidak terjebak pada politik identitas yang mengedepankan latar belakang suku, ras, maupun agama (SARA).
Ia berharap proses suksesi Rektor USI mengutamakan kapasitas, rekam jejak, integritas, serta gagasan para kandidat.
“Siapa pun yang punya visi, misi, komitmen, dan kemampuan untuk membawa Universitas Simalungun maju, patut kita dukung bersama. Yang wajib dinilai itu kapasitas, integritas, dan gagasan nyatanya, bukan hal lain,” tutur Syahmidun kepada Mistar, Senin (5/10/2026).
Menurut Syahmidun, menjadikan latar belakang primordial sebagai parameter utama dalam pemilihan dapat memengaruhi kualitas perguruan tinggi. Karena itu, pertimbangan terhadap kandidat harus diarahkan pada kemampuan mereka menjawab tantangan dunia perguruan tinggi saat ini.
“Pertimbangan harus betul-betul difokuskan pada kemampuan calon dalam menjawab tantangan dunia perguruan tinggi saat ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan sivitas akademika dan panitia pemilihan agar menjaga transparansi serta objektivitas selama proses berlangsung. Menurutnya, seluruh kandidat harus mendapat ruang tanding yang adil.
Syahmidun menyebutkan, kepentingan Universitas Simalungun harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok.
“Sudah saatnya kepentingan Universitas Simalungun ditaruh di atas kepentingan kelompok. Siapa pun yang nanti terpilih, harus kita dukung penuh untuk mengeksekusi program perbaikan universitas,” ucapnya.
Ia juga menilai tantangan perguruan tinggi ke depan semakin kompleks. Karena itu, pemimpin baru USI diharapkan mampu meningkatkan mutu akademik, membenahi tata kelola, mendorong riset, serta memperluas jejaring kemitraan strategis.
Adapun tiga bakal calon Rektor USI adalah Dr. Ade Kurnia H., M.T., Prof. Dr. Sarintan Damanik, M.Si., dan Dr. Rohdearniwati Sipayung, M.Hum.[]














































