Prabowo Sebut Indonesia Mulai Hadapi Serangan Siber Melalui Disinformasi

Presiden Prabowo hadiri upacara Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). (Foto: Tangkapan layar Youtube @PuspenTNI).
Cilangkap, MISTAR.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Indonesia mulai menghadapi serangan siber melalui disinformasi dan berita bohong yang dinilai dapat memecah belah bangsa.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Prabowo mengatakan situasi dunia saat ini penuh gejolak dan ketidakpastian. Menurutnya, ancaman terhadap Indonesia tidak lagi hanya berbentuk serangan fisik.
"Sekarang, ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang, dan sudah mulai diserang melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh," kata Prabowo.
Selain ancaman siber, Prabowo menyebut perekonomian Indonesia juga mulai mendapat gangguan. Ia mengatakan pencurian kekayaan negara dan praktik penyelundupan merupakan ancaman terhadap kedaulatan Indonesia.
"Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia," ujarnya.
Menurut Prabowo, penyelundupan keluar yang berkaitan dengan kekayaan Indonesia maupun penyelundupan narkotika ke dalam negeri sama-sama menjadi ancaman.
"Kalau kekayaan kita dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika, adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita," katanya.
Prabowo menegaskan perang saat ini tidak selalu berlangsung dalam bentuk fisik. Karena itu, ia meminta TNI terus menyesuaikan diri dengan perkembangan ancaman, termasuk meningkatkan kemampuan melalui pembelajaran dan latihan.
"Karena itu TNI harus terus menyesuaikan diri, belajar, belajar, belajar, dan berlatih, berlatih, berlatih. Masa damai adalah persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun," ucapnya. (hm25/cnn Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk 6 Kodam













































