Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Sejumlah Wilayah di Sumut Berpotensi Diguyur Hujan Sepekan ke Depan

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 pukul 17.38 WIB
sejumlah_wilayah_di_sumut_berpotensi_diguyur_hujan_sepekan_ke_depan

Ilustrasi hujan. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di Sumatera Utara (Sumut) didominasasi hujan dengan intensitas sedang–lebat selama sepekan, hingga 9 Februari 2026.

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Nensy Nindy Tambunan, mengatakan kondisi tersebut dipicu beberapa faktor meteorologis, salah satunya adanya pola arus siklonik di Samudera Hindia barat Sumatera yang menyebabkan terbentuknya belokan angin di sekitar wilayah Pantai Barat Sumut.

"Kondisi ini berkontribusi terhadap peningkatan suplai uap air dan mendukung proses konvergensi massa udara," kata Nensy dalam pernyataan pers yang diterima Mistar, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, Nensy menjelaskan anomali suhu muka laut yang relatif hangat, serta kondisi labilitas atmosfer yang cukup kuat juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan atau awan konvektif.

"Berdasarkan dinamika atmosfer tersebut, wilayah Sumut berpotensi diguyur hujan sedang–lebat sepekan ke depan," ujarnya.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya Kabupaten Dairi, Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Karo.

Selanjutnya, cuaca sedang–lebat juga berpotensi terjadi di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan Mandailing Natal, Kepulauan Nias, serta Kota Gunungsitoli, Padangsidimpuan, Sibolga, Binjai, dan Medan.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipasi supaya aktivitas tetap berjalan aman dan lancar. Selain itu, masyarakat juga diimbau selalu merujuk informasi cuaca dari BMKG," ucapnya.

Nensy menyebut beberapa hari terakhir wilayah Sumut terjadi hujan ringan–lebat terutama di daerah pegunungan, lereng timur, dan pesisir barat.

"Kondisi tersebut dipengaruhi adanya konvergensi angin di wilayah pesisir barat Sumut yang menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara. Sehingga, mengakibatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan mendukung terjadinya hujan sedang–lebat di wilayah tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, curah hujan kategori lebat tercatat di Stasiun Meteorologi FL Tobing sebesar 65 mm pada 1 Februari 2026.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN