Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
MEDAN

Robi Barus Minta Wali Kota Medan Copot Lurah Paya Pasir karena Dinilai Tak Beretika

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 16.45 WIB
robi_barus_minta_wali_kota_medan_copot_lurah_paya_pasir_karena_dinilai_tak_beretika

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus. (Foto: Rahmad/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera mencopot Syerly dari jabatannya sebagai Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Menurutnya, sikap Syerly saat masyarakat menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Medan merupakan tindakan yang tidak beretika dan tidak mencerminkan seorang pemimpin wilayah.

"Apa yang dilakukan Lurah Paya Pasir tidak mencerminkan dirinya sebagai pemimpin di wilayahnya. Kita minta segera dicopot," tegas Robi, Kamis (30/7/2026).

Menurut Robi, alasan Syerly yang mengaku mengenal warga tersebut dan menyebut tindakannya hanya bercanda tidak dapat dijadikan pembenaran.

"Sekalipun dia (Syerly) kenal dengan warga, tidak pantas dia bercanda seperti itu. Apalagi saat itu ada Wali Kota Medan yang merupakan pimpinannya sendiri. Kita bisa lihat bahwa warga tengah mengadu secara serius, bukan bercanda. Jadi, tidak layak Syerly bercanda di momen itu," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan tersebut.

Robi menjelaskan, pertemuan antara kepala daerah dengan masyarakat merupakan momen yang penting dan harus dihormati. Sebagai pemimpin di tingkat kelurahan, Syerly seharusnya memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya kepada kepala daerah.

"Intinya itu bukan momen untuk bercanda. Dia harus paham menempatkan diri dan tahu kapan waktunya bercanda. Pertemuan masyarakat dengan kepala daerah merupakan momen yang sakral, sehingga harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.

Robi juga berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh camat dan lurah di Kota Medan agar lebih menjaga etika dalam menjalankan tugas.

"Kejadian itu bukan hanya tidak menghormati Wali Kota Medan, tetapi juga tidak menghormati jabatan yang diamanahkan kepada dirinya. Copot Lurah Paya Pasir itu, dan jadikan ini sebagai pembelajaran bagi seluruh camat dan lurah," pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN