Monday, September 14, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal Dunia

Mistar.idSenin, 14 September 2026 pukul 10.57 WIB
korban_tenggelam_di_sungai_lobang_simalungun_ditemukan_meninggal_dunia_

Tim BPBD dan Basarnas mengevakuasi jasad korban. (foto: BPBD Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Mahyar 26 tahun, korban tenggelam di objek wisata Sungai Lobang, Kampung Kolam, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun, ditemukan meninggal dunia.

Korban ditemukan tak bernyawa oleh Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang melakukan penyelaman, Minggu (13/9/2026) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.45 WIB dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

"Warga yang tenggelam di Pemandian Wisata Sungai Lobang telah ditemukan oleh Tim Basarnas melalui penyelaman malam itu juga. Kondisinya sudah meninggal dan mayat berhasil dievakuasi pukul 22.45 WIB," kata Budiman, Senin (14/9/2026) pagi.

Mahyar sebelumnya dilaporkan tenggelam, Minggu, sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan informasi sementara, korban diduga tenggelam ketika hendak mengambil sesuatu di sekitar mata air yang berada di kawasan objek wisata tersebut.

Laporan diterima BPBD Simalungun sekitar pukul 16.30 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, personel BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian.

Upaya pencarian dilakukan di sekitar titik korban terakhir terlihat. Karena korban belum ditemukan, BPBD kemudian berkoordinasi dengan Basarnas untuk memperluas pencarian sekaligus mendapat dukungan teknis penyelaman.

Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada malam hari. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Budiman mengimbau masyarakat maupun pengelola objek wisata agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama ketika beraktivitas di sekitar sungai, mata air maupun lokasi dengan kondisi air yang sulit diprediksi.

"Kami mengimbau wisatawan dan pelaku pariwisata tetap berhati-hati dan waspada saat menikmati liburan," ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN