Sampah Hasil Cucian Saluran Drainase di Lima Puluh Teronggok di Pinggir Drainase

Sampah dan tanah yang dikorek dibiarkan di pinggir saluran drainase. (Foto: FB Zainuddin Zen/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID - Pengerjaan pencucian saluran drainase di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, diduga akan sia-sia.
Pasalnya, proyek rutin Dinas Perkim LH Kabupaten Batu Bara dengan anggaran Rp50 juta tersebut terkesan asal dikerjakan.
Sampah dan tanah hasil pengorekan secara manual tersebut dibiarkan teronggok begitu saja di pinggir saluran drainase.
Kondisi pencucian saluran drainase tersebut diposting akun Facebook @Zainuddin Zen, Senin (14/9/2026). Sontak, postingan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari warganet.
“Pekerjaan tak masuk akal ini diduga habiskan dana Rp50 juta, di mana kotoran, sampah dan tanah yang dikorek dibiarkan di pinggir saluran drainase. Suatu saat hujan turun dan dipastikan material yang telah diangkat akan kembali masuk ke drainase,” tulisnya.
Ia berpendapat pekerjaan tersebut akan sia-sia dan terkesan hanya menggerogoti uang negara. Ia juga mengklaim pekerjaan seperti ini ada di beberapa titik di Kabupaten Batu Bara.
“Karena itu saya minta perhatian publik dan sikap aparat penegak hukum untuk mengusut pekerjaan yang menggunakan dana rutin dari APBD Batu Bara tahun 2026,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kadis Perkim LH Kabupaten Batu Bara, Tavy Juanda, yang dihubungi melalui ponselnya tidak memberikan respons. (hm25)







































