Monday, September 14, 2026
home_banner_first
HIBURAN

CGI Alien Jadi Tantangan Terberat Na Hong-jin di Film Hope

Mistar.idSenin, 14 September 2026 pukul 08.55 WIB
cgi_alien_jadi_tantangan_terberat_na_hongjin_di_film_hope

Sutradara Na Hong-jin. (Foto: Screenday)

news_banner

Seoul, MISTAR.ID – Sutradara Na Hong-jin mengungkapkan proses menciptakan wujud dan efek visual entitas alien menjadi salah satu tantangan paling sulit selama menggarap film thriller terbarunya, Hope.

Tantangan tersebut bahkan berkaitan dengan kritik terhadap kualitas efek komputer (CGI) saat diputar di Festival Film Cannes. Sejumlah kritikus menilai efek visual alien tersebut belum matang.

Na Hong-jin menjelaskan, versi Hope yang diputar di Cannes sebenarnya baru separuh dari versi akhirnya.

Sementara mengenai bentuk fisik alien, seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, Senin (14/9/2026), sengaja dibuat agar tidak menyerupai alien konvensional.

Menurutnya, keputusan itu diambil untuk menciptakan ancaman dengan skala lebih besar dibandingkan unsur mistis supranatural yang sebelumnya ia hadirkan dalam film The Wailing.

"Niat di balik wujud alien ini agar tidak terlalu terlihat seperti alien, karena saya ingin mempertahankan rasa penasaran audiens mengenai apa sebenarnya entitas tersebut," kata Na Hong-jin.

Selain pertimbangan artistik, Na Hong-jin juga menghadapi persoalan teknis dalam memadukan CGI alien dengan pencahayaan alami.

Kesulitan produksi semakin besar karena ia menampilkan pergerakan alien pada siang hari di lokasi luar ruangan, termasuk di Haenam, Provinsi Jeolla Selatan.

Kondisi cahaya matahari dan perubahan awan yang terjadi di lapangan membuat proses menyatukan grafis digital dengan rekaman nyata menjadi lebih rumit.

"Salah saya sendiri membuat alien berlarian di siang bolong," kata Na Hong-jin.

Persoalan efek digital tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga ekspresi emosional. Salah satunya terlihat saat penggunaan teknologi motion capture pada adegan menangis yang dinilai sulit menghasilkan ekspresi alami sesuai keinginannya.

Kerumitan efek visual dan adegan aksi berskala besar tersebut turut meningkatkan biaya produksi Hope hingga hampir 100 miliar won. Angka itu menjadikan film tersebut sebagai film Korea Selatan dengan biaya produksi termahal sepanjang sejarah.

Na Hong-jin mengaku tidak pernah membayangkan Hope akan menjadi film Korea Selatan dengan biaya produksi termahal.

"Saat saya menyusun adegan-adegan aksi untuk film tersebut, saya membuat storyboard-nya terlebih dahulu dan berusaha mengeksekusi apa yang ada di storyboard itu sebaik mungkin," ujar Na Hong-jin.

Hope berkisah tentang perjuangan sekelompok warga di kawasan pesisir yang juga berada dekat perbatasan ketika mereka tiba-tiba menghadapi entitas asing.

Film ini dibintangi Hwang Jung-min, Zo In-sung, dan Jung Ho-yeon sebagai pemeran utama. Hope juga melibatkan sejumlah bintang Hollywood, seperti Michael Fassbender, Alicia Vikander, dan Taylor Russell.

Hope tayang di bioskop Indonesia sejak 9 September. (Korea JoongAng Daily)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN