Friday, August 7, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemprov Sumut Gelar Gebyar dan Expo Pendidikan 2026, Dorong Kolaborasi Sekolah dan Dunia Industri

Mistar.idKamis, 30 April 2026 pukul 16.57 WIB
pemprov_sumut_gelar_gebyar_dan_expo_pendidikan_2026_dorong_kolaborasi_sekolah_dan_dunia_industri

Flyer Gebyar dan Expo Pendidikan Provinsi Sumatera Utara 2026 (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Gebyar dan Expo Pendidikan 2026, sebagai upaya memperkuat kolaborasi pendidikan dengan berbagai pihak. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 Mei 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kabupaten Deli serdang.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, mengatakan kegiatan yang mengusung tema ‘Kolaborasi Hebat Pendidikan Kuat’ ini dirancang untuk menjadi ruang interaksi antara sekolah, dunia usaha, dunia industri, serta perguruan tinggi.

“Di dalamnya ada pameran pendidikan, keterlibatan dunia usaha dan industri, juga kampus-kampus. Kita ingin memperkenalkan kualitas sekolah-sekolah kita, khususnya SMK, SMA, dan SLB,” ujar Alexander, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan potensi lulusan, terutama dari SMK yang diarahkan untuk siap kerja. Melalui expo ini, diharapkan terbuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk dukungan terhadap penyerapan tenaga kerja lulusan.

“Karena kalau bicara SMK ini kan sebenarnya anak-anak yang setelah lulus, pinginnya langsung bekerja. Berbeda kalau kita bicara anak SMA yang memang persiapan untuk melanjutkan ke perkuliahan. Jadi kita dorong adanya koneksi dengan dunia industri, termasuk peluang bagi alumni,” katanya.

Selain pameran, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai agenda, seperti gebyar seni dan budaya pelajar, bazar UMKM, hingga panggung hiburan. Pemerintah Provinsi Sumut juga akan memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan sejumlah program, termasuk program unggulan bersekolah gratis (PUBG) dan aplikasi ‘Sumber Disdik’.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan turut menghadirkan upaya pencatatan rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui pembuatan lukisan kolaborasi terpanjang oleh pelajar SMA, SMK, dan SLB se-Sumut.

Sejumlah kompetisi pelajar juga digelar untuk menarik partisipasi, di antaranya festival band, turnamen e-sport gim Mobile Legends, lomba cosplay, pertandingan catur untuk siswa SLB, serta olimpiade siswa yang melibatkan peran guru.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang cenderung bersifat seremonial dan kurang terekspos secara luas, menjadi salah satu alasan agar kegiatan ini terus digencarkan, sebagai salah satu upaya untuk terus menghadirkan konsep yang lebih terbuka dan partisipatif.

“Insya Allah, ini kita tetapkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pendidikan pastinya,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN