Kemenag Sumut Publikasikan Kinerja Berbasis Data, Optimalkan Medsos sebagai Bentuk Pertanggungjawaban Publik

Pelaksanaan rapat koordinasi di Kanwil Kemenag Sumut. (Foto: Humas Kemenag Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (21/9/2026) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kanwil Kemenag Sumut) memacu seluruh satuan dan unit kerja untuk proaktif mempublikasikan kinerja berbasis data dan dampak nyata kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut, Syafrizal Bancin, dalam rapat koordinasi bersama kepala bidang, pembimas, dan ketua tim di Ruang Sidang Kanwil Kemenag Sumut, Senin (21/9/2026).
Syafrizal meminta agar capaian program tidak hanya berhenti sebagai laporan internal, tetapi dikemas secara edukatif, menarik, dan kekinian melalui narasi positif di ruang publik.
"Kita harus proaktif membuat narasi positif di ruang publik agar masyarakat tahu apa yang sudah kita kerjakan, bagaimana dampak dan manfaatnya di lapangan. Namun, harus dengan data dan bukti yang valid atas kebermanfaatan program yang sudah dijalankan," katanya.
Ia mengimbau seluruh unit kerja mengoptimalkan situs web, media sosial, maupun jejaring media massa sebagai sarana pertanggungjawaban publik. Publikasi dengan data valid serta diperkuat testimoni penerima manfaat juga diperlukan sebagai bukti nyata.
Sementara itu, Ketua Tim Humas, Data, dan Informasi Kanwil Kemenag Sumut, Imam Mukhair, mengaku siap terus aktif mempublikasikan kinerja dari seluruh unit kerja.
Langkah ini sekaligus mengimplementasikan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Nomor 29 Tahun 2025 tentang Penguatan Publikasi Capaian dan Dampak Kinerja Kementerian Agama.
Imam mendorong pengelola informasi di daerah untuk berinovasi merancang konten kreatif, memperkuat visualisasi data, dan memanfaatkan media digital secara konsisten agar pesan yang disampaikan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
"Mari kita manfaatkan media sosial sebagai ruang penyampaian informasi positif, edukatif, dan tentunya dengan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.
Menurutnya, hal ini juga mendorong pengembangan inovasi dan memperkuat visualisasi data yang bertujuan memastikan setiap informasi tersampaikan dan memberi dampak besar bagi masyarakat.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
DPRD Sumut: Masalah Keamanan Pangan MBG Jangan Dianggap Sepele









































