Golkar Sumut Gelar Pleno Perdana, 186 Pengurus Baru Mulai Konsolidasi

DPD Partai Golkar Sumut menggelar rapat pleno perdana kepengurusan periode 2026-2031 di Medan. (Foto: Dok Golkar Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (15/9/2026) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat pleno perdana kepengurusan periode 2026-2031 di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Selasa (15/9/2026).
Sejumlah agenda utama dibahas dalam rapat tersebut, di antaranya pengenalan 186 jajaran pengurus baru periode 2026-2031, pembentukan panitia pelantikan, pembentukan badan dan lembaga, pelaksanaan rapat kerja daerah (rakerda), bimbingan teknis (bimtek), serta agenda rapat kerja.
Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Andar Amin Harahap, selaku pemimpin rapat mengatakan, pleno perdana tersebut menjadi awal penting dalam perjalanan kepengurusan baru Partai Golkar Sumut.
“Setelah kepengurusan definitif terbentuk, kita akan melakukan konsolidasi organisasi secara bertahap dan mempersiapkan agenda-agenda partai ke depannya,” kata Andar didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Victor Silaen dan Bendahara Mula Rotua Siregar.
Menurutnya, konsolidasi menjadi salah satu fokus utama mengingat proses panjang yang telah dilalui hingga terbentuknya kepengurusan definitif.
Ia menegaskan, komposisi 186 pengurus yang disusun telah melalui pertimbangan objektif berdasarkan kemampuan dan kebutuhan organisasi, tanpa adanya tarik-menarik kepentingan.
Selanjutnya, Partai Golkar Sumut akan melakukan penyesuaian kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di empat daerah.
Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah ketua DPD tingkat kabupaten/kota kini mendapat amanah dan memegang kepengurusan di tingkat provinsi sehingga tidak memungkinkan untuk merangkap jabatan.
“Saya sendiri sudah jadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, sehingga tidak mungkin merangkap jabatan jadi ketua DPD di daerah,” tuturnya.
Pihaknya juga akan mengevaluasi sejumlah Plt dan program guna memaksimalkan seluruh potensi yang ada serta memastikan roda organisasi berjalan efektif.
“Kita merangkul semua potensi yang kita punya. Pengurus aktif dan memiliki kemampuan tentu kita dorong, sementara yang tidak berkompeten ataupun yang tidak aktif akan jadi bahan evaluasi,” ucapnya.
Rapat tersebut juga menyoroti pengelolaan anggaran sekitar Rp250 miliar. Andar memastikan dana tersebut akan dialokasikan sesuai ketentuan dan mekanisme internal melalui badan dan lembaga yang sah dalam struktur partai.
Ke depan, kepengurusan baru Partai Golkar Sumut berkomitmen merangkul seluruh potensi kader untuk memperkuat soliditas internal dalam menghadapi berbagai agenda politik dan organisasi di wilayah Sumut.







































