Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen

Massa DPW FSPMI Sumut melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut terkait UMP Sumut tahun 2027. (Foto: DPW FSPMI Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Massa buruh yang berasal dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (5/11/2026) siang.
Ketua DPW FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo, mengatakan tujuan kedatangan pihaknya ke Kantor Gubernur Sumut untuk menyampaikan aspirasi terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Willy mengatakan buruh meminta UMP tahun 2027 naik 8-10 persen.
"Kami datang ke Kantor Gubernur untuk meminta Gubsu menaikan UMP di Sumut sebesar 10 persen di tahun 2027 nanti," ujarnya.
Untuk diketahui, saat ini UMP tahun 2027 sedang dalam proses pembahasan. Menurut Willy, kenaikan UMP Sumut harus berdasarkan Peraturan Pemerintah No 49 tahun 2025 dan 100 % komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL).
Ia menilai upah di Sumut hingga kini hanya masih kurang lebih 90 % KHL. Willy berharap Gubernur Sumut Bobby Nasution bisa merealisasikan hal tersebut untuk tahun 2027 nanti.
"Tentunya kami berharap Gubernur bisa menepati janjinya pada tahun lalu untuk menaikkan UMP sebesar 10 persen, kami menagihnya," ucap Willy.
Ia juga berharap Gubernur Sumut bisa mengawasi Dewan Pengupahan Daerah agar dalam penetapan UMP bisa menggunakan alfa tertinggi yaitu 0,9. "Kalau tidak begitu, kami pastikan UMP 2027 hanya akan naik 5-6 persen, jika begitu kami tentu menolaknya," tuturnya.
Tidak hanya mengenai UMP, DPW FSPMI Sumut juga menuntut kasus-kasus perburuhan yang mangkrak tidak diselesaikan oleh jajaran Dinas Ketenagakerjaan Sumut.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Sumut Ali Akbar Hasibuan, mengatakan aspirasi tuntutan terkait UMP Sumut akan disampaikan ke Gubernur Sumut.
"Aspirasi terkait UMP Sumut untuk tahun 2027 ini akan segera kita teruskan ke bapak Gubernur Sumut. Kami ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang melakukan unras dengan tertib hari ini," kata Ali.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER











































