Curah Hujan di Sumut Meningkat Selama Sepekan, Ini Kabupaten/Kota Terdampak

Ilustrasi cuaca hujan. (Foto: Antara)
Medan, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengemukakan bahwa curah hujan di Sumatera Utara (Sumut) meningkat selama sepekan ke depan, terhitung sejak 5 hingga 12 Januari 2026.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Fauziah Fitri Damanik, mengatakan sebagian besar kabupaten/kota di Sumut akan terdampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Cuaca di Sumut umumnya didominasi hujan sedang-lebat. Wilayah-wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang-lebat di antaranya Kabupaten Langkat, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, dan Nias Utara,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Mistar, Selasa (6/1/2026).
Selain itu, lanjut Fauziah, hujan juga berpotensi terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Batu Bara, Karo, Pakpak Bharat, Dairi, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, serta Kota Padangsidimpuan, Sibolga, dan Tebing Tinggi.
“Kondisi ini dipicu adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan bibit siklon tropis 91S di sebelah barat daya Lampung, sehingga mengakibatkan terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi, pertemuan angin atau konfluensi, serta belokan angin di Sumut yang memicu peningkatan curah hujan sedang hingga lebat,” katanya.
Tak hanya itu, kata Fauziah, suhu muka laut yang cukup hangat meningkatkan penambahan massa uap air dan kondisi atmosfer yang relatif labil juga turut menambah potensi pertumbuhan awan hujan di Sumut.
“Perpaduan faktor-faktor cuaca ini turut mendukung pertumbuhan awan-awan hujan (konvektif) dan meningkatkan potensi hujan di sebagian wilayah Sumut dalam beberapa hari ke depan,” ucapnya.
BMKG mengungkapkan, dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, curah hujan lebat tercatat terjadi di Pos Hujan Hutabalang dengan intensitas mencapai 94 milimeter pada 2 Januari 2026.
“BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan mengambil langkah antisipasi supaya aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar. Selalu merujuk informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi,” tuturnya. (hm25)






















