Thursday, August 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Asap Kebakaran Hutan Mengandung Polutan Berbahaya, Bisa Tembus hingga Alveoli Paru

Mistar.idKamis, 20 Agustus 2026 pukul 16.32 WIB
asap_kebakaran_hutan_mengandung_polutan_berbahaya_bisa_tembus_hingga_alveoli_paru

Dampak asap putih dari kebakaran hutan di Kalimantan. (foto: Antara/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Baru-baru ini Indonesia mengalami kebakaran hutan di wilayah Gunung Bromo dengan luas mencapai 1.120 hektare, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan, Sabtu (15/8/2026) lalu.

Tak hanya itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Kalimantan yang berada di beberapa titik hingga menyebabkan kabut asap parah dan mengganggu jarak pandang warga.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Paru, dr Muhammad Harbi Praditya, M.Ked(Paru), Sp.P, mengatakan dampak kebakaran lahan parah akan mengganggu aktivitas masyarakat.

"Kebakaran lahan menghasilkan asap yang mengandung berbagai polutan berbahaya, terutama menghasilkan berbagai partikel halus," ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Dijelaskan Dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik tersebut, partikel udara sangat kecil dan halus yang dihasilkan akibat kebakaran itu berukuran kurang dari 2,5 mikrometer (PM2.5).

Harbi mengatakan partikel lainnya seperti partikel respirabel (PM10), karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SO₂), ozon sekunder, serta berbagai senyawa organik volatil.

"Partikel-partikel tersebut dapat mencapai saluran napas bawah hingga alveoli paru (kantung udara kecil di ujung saluran pernapasan), sehingga menimbulkan respons inflamasi lokal maupun sistemik," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN