Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

NATO Bongkar Latihan Rahasia Rusia, Kabel Bawah Laut Jadi Target

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 20.54 WIB
nato_bongkar_latihan_rahasia_rusia_kabel_bawah_laut_jadi_target

NATO Bongkar Latihan Rahasia Rusia, Kabel Bawah Laut Jadi Target. (foto ilustrasi:gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (15/9/2026) — Perang NATO vs Rusia tak selalu berlangsung dengan rudal atau tank. Kali ini, medan pertarungannya berada jauh di bawah permukaan laut.

Inggris, Norwegia, dan Amerika Serikat menggagalkan operasi rahasia Rusia di perairan sekitar Svalbard, Arktik, pada musim semi 2026. Operasi tersebut melibatkan GUGI, unit perang bawah laut Rusia, yang menggunakan kendaraan selam laut dalam untuk mensimulasikan penggunaan teknologi yang dirancang merusak kabel bawah laut tanpa meninggalkan jejak yang mudah dideteksi.

Pasukan Inggris, Norwegia, dan AS melacak kapal-kapal Rusia dan menghadangnya sebelum latihan tersebut selesai. Tidak ada kabel yang dilaporkan rusak. Namun, insiden itu memicu kekhawatiran baru mengenai kemampuan Rusia mengancam infrastruktur vital NATO di dasar laut.

Kabel Bawah Laut Jadi Titik Lemah Internet Dunia

Kabel bawah laut mungkin tidak terlihat, tetapi perannya sangat besar.

Jaringan kabel serat optik yang membentang di dasar laut membawa sebagian besar komunikasi data internasional. Kabel-kabel tersebut menghubungkan negara, pusat data, sistem keuangan, perusahaan teknologi hingga berbagai layanan digital.

Karena itu, kerusakan pada kabel strategis dapat mengganggu konektivitas dan memaksa lalu lintas data dialihkan ke jalur lain.

Satu kabel yang putus tidak berarti internet dunia langsung mati. Namun, serangan terhadap sejumlah kabel penting secara bersamaan dapat menciptakan gangguan serius, terutama di wilayah yang memiliki jalur alternatif terbatas.

Mengapa Svalbard Sangat Strategis?

Svalbard merupakan kepulauan Norwegia di kawasan Arktik yang memiliki posisi strategis dalam persaingan Rusia dan NATO.

Di sekitar wilayah tersebut terdapat infrastruktur bawah laut penting, termasuk kabel yang menghubungkan Svalbard dengan daratan Norwegia dan membawa data terkait komunikasi serta satelit.

Lokasinya juga menjadikan Svalbard bagian penting dari kawasan High North, yang semakin mendapat perhatian militer karena aktivitas Rusia dan meningkatnya kepentingan strategis negara-negara NATO di Arktik.

GUGI, Unit Rahasia Rusia di Bawah Laut

Operasi tersebut dikaitkan dengan Main Directorate of Deep-Sea Research (GUGI), unit Rusia yang dikenal memiliki kemampuan operasi laut dalam.

GUGI mengoperasikan kapal khusus dan kendaraan selam yang mampu bekerja di kedalaman ekstrem. Keterlibatannya dalam operasi dekat kabel bawah laut membuat aktivitas tersebut menjadi perhatian serius negara-negara Barat.

Yang belum terungkap adalah bentuk pasti teknologi yang diuji Rusia. Pejabat Barat yang dikutip Reuters juga tidak membeberkan bagaimana sistem tersebut bekerja atau bagaimana teknologi itu dapat merusak kabel tanpa meninggalkan jejak yang jelas.

Apakah Rusia Sedang Menyiapkan Perang dengan NATO?

Belum ada bukti bahwa latihan tersebut berarti Rusia akan segera melancarkan perang terbuka terhadap NATO.

Namun, aktivitas itu memperlihatkan bahwa infrastruktur bawah laut telah menjadi bagian dari persaingan strategis NATO vs Rusia.

Bagi negara-negara NATO, ancamannya bukan hanya serangan militer konvensional. Kabel komunikasi, jaringan energi dan infrastruktur digital dapat menjadi sasaran dalam perang hibrida.

Latihan Rusia di Svalbard juga memperkuat kekhawatiran Barat bahwa Moskow sedang mengembangkan kemampuan yang dapat digunakan untuk mengganggu infrastruktur kritis jika konflik dengan NATO pecah.

NATO Mulai Perketat Pengawasan Dasar Laut

NATO dan negara-negara anggotanya dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan pengawasan terhadap infrastruktur bawah laut.

Di kawasan Eropa Utara, aliansi tersebut memperkuat patroli, pemantauan kapal dan penggunaan teknologi pengawasan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan di sekitar kabel dan pipa bawah laut.

Langkah ini menjadi semakin penting setelah serangkaian insiden kerusakan kabel dan infrastruktur bawah laut di Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

Insiden Svalbard menunjukkan bahwa persaingan NATO vs Rusia kini memiliki dimensi baru: bukan hanya siapa yang menguasai udara dan laut, tetapi siapa yang mampu mengamankan—atau mengancam—jaringan vital di bawah laut.

Untuk saat ini, kabel di sekitar Svalbard tetap aman. Tetapi latihan rahasia Rusia tersebut menjadi peringatan bahwa dalam konflik modern, sebuah kabel tipis di dasar laut bisa memiliki nilai strategis sebesar fasilitas militer.

(reuters/nato/itu/spacenorway/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN