Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Warga Padanglawas Utara Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 14.17 WIB
warga_padanglawas_utara_ditemukan_meninggal_setelah_tenggelam_di_sungai

Personel Polsek Sibabangun bersama Tim Inafis Polres Tapteng saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat. (Foto: Humas Polres Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID - Warga Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran sungai pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui Ranizanto Tafonao, 38 tahun, seorang karyawan swasta asal Kabupaten Padanglawas Utara yang sehari-hari bertugas menjaga kebun warga di Desa Lumut Maju.

"Benar ada penemuan sesosok mayat atas nama Ranizanto Tafonao di daerah itu dan pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan di lokasi kejadian," ujar Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok C.W., dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, jenazah korban pertama kali ditemukan pihak keluarga dalam kondisi terapung di sungai dan langsung melaporkan kejadian itu ke aparat desa.

Menerima laporan dari warga dan aparat desa, personel Polsek Sibabangun bersama Tim Inafis Polres Tapteng dan petugas medis Puskesmas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, evakuasi, serta pengamanan lokasi.

"Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari dua orang saksi di lokasi kejadian," katanya.

Totok menuturkan, berdasarkan keterangan saksi Arisman Telaumbanua, 38 tahun, dan Asmeli Lase, 32 tahun, warga sekitar yang juga kerabat korban, peristiwa bermula ketika korban bersama anaknya yang berusia 5 tahun hendak kembali ke rumah setelah berkunjung ke kediaman kerabatnya dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu mesin.

Namun, saat mendekati tepi sungai sekitar pukul 18.00 WIB, korban mendadak jatuh ke sungai yang saat itu tengah meluap akibat curah hujan tinggi. Anak korban yang berada di atas perahu menangis dan berteriak meminta tolong.

Suara tersebut terdengar oleh kerabat korban yang tinggal di sekitar pinggir sungai. Namun, korban yang tenggelam tidak langsung ditemukan malam itu.

Keesokan harinya, keluarga menemukan jenazah korban terapung di sekitar lokasi jatuhnya korban dan menyampaikannya kepada pihak berwajib.

"Hasil pemeriksaan medis awal (Visum et Repertum) oleh tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tutupnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN