Monday, August 10, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sempat Cekcok dengan Petugas Keamanan, Pria di Lumut Tapteng Ditemukan Tewas

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 16.59 WIB
sempat_cekcok_dengan_petugas_keamanan_pria_di_lumut_tapteng_ditemukan_tewas

Personel gabungan Polsek Babangun dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad korban. (foto: dok polres tapteng/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID - Seorang pria, Kurniawan Zendrato (36), ditemukan tewas di kawasan pesisir Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kurniawan yang berprofesi sebagai petani itu merupakan warga Dusun II, Desa Muara Sibuntuon, Kecamatan Sibabangun. Jasadnya ditemukan tergeletak di atas pasir di muara Desa Lumut Maju.

Sebelumnya, Kurniawan dilaporkan hilang sejak Jumat (7/8/2026). Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar pukul 14.19 WIB pada hari itu, Kurniawan disebut terlibat cekcok dengan petugas keamanan PT MIR.

Peristiwa tersebut terjadi saat petugas keamanan dan karyawan PT MIR bersama sejumlah warga mengamankan empat orang yang diduga mencuri buah kelapa sawit di area perkebunan perusahaan di Dusun III, Desa Lumut Maju.

Saat proses pengamanan berlangsung, Kurniawan diduga melompat ke tepian Sungai Garoga dan berenang. Berdasarkan keterangan saksi, tidak dilakukan pengejaran karena Kurniawan masih terlihat hidup dan berenang di aliran sungai tersebut.

Dua hari kemudian, jasad Kurniawan ditemukan oleh Juandi Ndraha (11), warga setempat. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada orang tuanya, Bruno Ndraha (33), sebelum diteruskan kepada warga dan pihak kepolisian.

Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok CW, mengatakan personel gabungan Polsek Sibabangun dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.

“Personel gabungan Polsek dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng telah turun langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti di lokasi,” ujar Totok, Senin (10/8/2026).

Totok mengatakan polisi belum dapat memastikan penyebab kematian Kurniawan, termasuk apakah terdapat unsur kekerasan atau meninggal akibat tenggelam.

“Kami telah berkoordinasi dengan RSUD Pandan untuk pelaksanaan autopsi. Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh Polres Tapteng,” tuturnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN