Update Banjir dan Longsor di Padangsidimpuan: Sembilan Wilayah Terendam, Satu Warga Meninggal

Dokumentasi penanganan bencana di beberapa wilayah Kota Padangsidimpuan yang dilakukan BPBD setempat. (foto: BPBD Padangsidimpuan/Mistar)
Padangsidimpuan, MISTAR.ID
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan melaporkan perkembangan terbaru terkait bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang yang terjadi di kota itu per 1 Desember 2025.
Update Banjir dan Longsor di PadangsidimpuanDari laporan tersebut, sebanyak 9 wilayah terdampak banjir, 3 wilayah mengalami longsor, dan 3 lokasi terkena pohon tumbang. Selain itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Informasi ini disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah,, Selasa (2/12/2025). Ia menjelaskan, bencana berawal dari hujan lebat yang terjadi selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu (22/11/2025) hingga Senin (24/11/2025).
Hujan intensitas tinggi disertai angin kencang membuat debit Sungai Aek Sibontar, Aek Batang Ayumi, Aek Batang Angkola, serta sejumlah anak sungai lainnya meluap dan menyebabkan banjir, longsor, serta pohon tumbang di enam kecamatan.
Lokasi Terdampak Banjir
Kecamatan Padangsidimpuan Utara: Gang Syukur, Kelurahan Losung Batu (Untemanis)
Kecamatan Padangsidimpuan Selatan: Kelurahan Hanopan Sibatu, Kelurahan Sidakkal Melati Siberang, Kelurahan Ujung Padang Es Deli, dan Kelurahan Sidakkal Gang Bersinar
Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru: Desa Sabungan Sipabangun dan Desa Tinjoman
Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara: Desa Manegen dan Desa Goti
Lokasi Terdampak Longsor
Kecamatan Padangsidimpuan Utara: Gang Syukur, Kelurahan Wek I Samora.
Kecamatan Padangsidimpuan Selatan: Kelurahan Wek VI Lingkungan IV Kampung Darek, Kelurahan Sitamiang Sibaganding, dan Kelurahan Padangmatinggi Gang Durian
Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru: Desa Tinjoman
Lokasi Terdampak Pohon Tumbang
Kecamatan Padangsidimpuan Selatan: Kelurahan Ujung Padang, dan Stadion HM Nurdin
Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru: Desa Tinjoman, Kelurahan Sabungan Jae
Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua: Desa Pudu Jae
BPBD melalui Pusdalops melaporkan satu korban jiwa, yakni Prawida Adi Putra Batu Bara, 23 tahun, warga Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Adapun kerugian materi per 1 Desember 2025 antara lain 489 rumah terdampak, 4 tempat ibadah rusak berat kerugian diperkirakan Rp1,1 miliar, 1 jembatan rusak berat kerugian sekitar Rp400 juta, bendungan DI rusak kerugian diperkirakan Rp3 miliar, 1 ruas badan jalan rusak berat dengan estimasi kerugian Rp750 juta, dan sekitar 100 hektare area persawahan terdampak.
BPBD telah menyiapkan posko pelayanan kesehatan, melakukan pembersihan dan gotong royong bersama warga, serta menangani berbagai dampak di lokasi-lokasi bencana. Dedi menyampaikan kebutuhan konsumsi masyarakat telah terpenuhi dan sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. (hm24)


















