Stok BBM di Padangsidimpuan Menipis Usai Bencana Banjir dan Longsor

Salah satu SPBU di Kota Padangsidimpuan tampak tutup akibat kekosongan BBM. (Foto: Asrul/Mistar)
Padangsidimpuan, MISTAR.ID
Setelah banjir bandang dan tanah longsor menutup sejumlah akses jalan di kawasan Tapanuli Selatan (Tapsel), warga Kota Padangsidimpuan mulai mengkhawatirkan ketersediaan BBM jenis Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU.
Pantauan Mistar di lapangan, beberapa SPBU Padangsidimpuan tampak sepi tanpa aktivitas antrean seperti biasanya. Sejumlah stasiun pengisian bahkan dikabarkan mulai kehabisan stok, sementara SPBU yang masih beroperasi dikhawatirkan hanya memiliki persediaan untuk satu hari ke depan.
Rizal, pengemudi mobil, mengaku sudah berkeliling sejak Rabu sore hingga malam untuk mencari Pertalite, namun tak membuahkan hasil. “Kosong bang, terpaksa beli ketengan,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Hal serupa diungkapkan Fadil, pengendara sepeda motor, yang awalnya hanya mengisi di SPBU. “Karena kabar stok mulai habis, saya terpaksa beli eceran,” katanya.
Menanggapi keresahan warga, Wali Kota Lednan Dalimunthe menyebut pihaknya telah melakukan monitoring dan koordinasi intensif.
“OPD terkait sudah turun memantau SPBU. Kami juga berkoordinasi dengan Pertamina. Jika tidak ada kendala, insyaallah BBM akan didatangkan dari Pekanbaru,” ujar wali kota melalui pesan WhatsApp.
Pemerintah kota memastikan proses distribusi diprioritaskan untuk menjaga kelancaran transportasi dan kebutuhan masyarakat di tengah situasi darurat bencana. (hm25)























