Tukang Jaga Ternak Jadi Korban Pembacokan OTK di Sei Bingei

Korban saat mendapat perawatan medis di RSUD dr Djoelham Binjai. (foto: istimewa/mistar)
Binjai, MISTAR.ID - Seorang pira tukang jaga ternak berinisial M, 26 tahun, menjadi sasaran korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK). Korban harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bacok di bagian pundak kanannya.
Kejadian berawal saat korban yang tengah berada di sebuah pondok di kawasan Kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingei tiba-tiba didatangi sekelompok OTK membawa senjata tajam, Selasa (11/8/2026) dini hari. Penyerangan ini berujung pada penganiayaan yang dialami korban.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Binjai, Ipda Jun Fredy, mengatakan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terkait kasus pembacokan ini. “Untuk pelaku masih sedang kita identifikasi," ujarnya.
Rumor yang beredar pasca terjadinya aksi pembacokan, situasi di daerah perbatasan Binjai-Langkat sempat mendapat pengawalan ketat polisi. Pasalnya, dua kelompok massa isunya bakal terlibat bentrok diduga buntut dari adanya aksi pembacokan tersebut.
Namun informasi ini masih belum diketahui kebenarannya, karena belum ada keterangan resmi dari polisi. Pun begitu, warga menyebut pasca kejadian pembacokan itu memang ada terlihat titik-titik konsentrasi massa dari dua kelompok massa.
Salah satu kelompok massa dalam jumlah banyak berkumpul di wilayah perbatasan Binjai- Deli Serdang yakni di Jalan Sei Petani, Desa Namurubejulu, Kecamatan Kutalimbaru.
Sedangkan, satu kelompok massa lainnya berkumpul di Kampung Kloneng, Desa Sei Bingei, Kabupaten Langkat sampai ke Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.
PREVIOUS ARTICLE
Bea Cukai Tindak 1,2 Miliar Batang Rokok Ilegal hingga Juli 2026






















