Sempat Terdampak Keracunan MBG, 12 Siswa SMAN 1 Berastagi Kembali Lemas

Siswa SMAN 1 Berastagi saat dirawat. (foto: abay/mistar)
Karo, MISTAR.ID - Puluhan murid SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo mengalami lemas, serta pingsan saat mengikuti Medical Check Up (MCU) di sekolah, Kamis (10/9/2026)
Para murid yang mengalami lemas serta pingsan, merupakan korban keracunan Makan Bergizi Nasional (MBG) yang disuplai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Manunggal Kartika Jaya Berastagi, Kamis (14/8/2026).
Salah satu orang tua murid SMAN 1 Berastagi, Karo-karo mengatakan, anaknya dipulangkan cepat oleh pihak sekolah, lantaran teman-temannya mengalami lemas dan pingsan, serta dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Berastagi untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Tadi si abang chat saya, kalau dirinya pulang cepat, lantaran teman-temannya pingsan dan lemas. Mereka mau melakukan MCU," ujarnya.
Diakuinya anaknya tidak ikut ambil bagian dalam pembagian MBG di sekolah.
Zulkarnain Barus, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Utara, menepis jika 12 murid SMAN 1 Berastagi tersebut kembali kumat lantaran lemas, bukan karena hendak melakukan MCU yang wajib puasa setengah hari sebelum diperiksa oleh dinas terkait.
"Ada 12 murid yang mengalami lemas, mereka merupakan korban MBG kemarin, kembali kita rujuk ke Rumah Sakit Efarina. Terkait mereka akan menjalani MCU tidak benar," katanya.
Salah satu guru SMAN 1 Berastagi mengatakan, jumlah murid yang terdampak keracunan mencapai 317 jiwa. "Mulai hari Sabtu nanti diadakan MCU, dalam sehari 30 murid yang diperiksa. Sekitar 11 hari berlangsung," ucap guru yang enggan namanya disebut tersebut.
Informasi diperoleh Wakil Presiden Gibrang Rakabuming Raka akan datang ke Kabupaten Karo guna melihat korban MBG yang dirawat di rumah sakit.
Direktur RS Amanda Berastagi, David Leo Ginting, mengatakan informasi diketahuinya sampai sore ini, Gibran akan berkunjung ke RS Amanda, guna melihat pasien korban MBG yang masih dirawat atas nama Febiona br Purba.
PREVIOUS ARTICLE
Kasus Dugaan Bunuh Diri Winda Lorenza Naik ke Sidik


































