Kasus Dugaan Bunuh Diri Winda Lorenza Naik ke Sidik

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan Winda Lorenza Gowasa kini memasuki babak baru. Polrestabes Medan telah menaikkan status kasus tersebut ke proses sidik.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan status dinaikkan guna memudahkan petugas menyelesaikan perkara yang masih menjadi buah bibir masyarakat itu.
"Karena ada beberapa upaya-upaya tertentu yang harus kami lakukan. Kasus ini naik sidik agar bisa menyita surat-surat yang dibutuhkan sebagai barang bukti dan lain-lainnya. Jadi sudah naik sidik kasusnya," ucapnya, Kamis (10/9/2026).
Terkait penetapan tersangka, Calvijn membantahnya. Ia menegaskan proses sidik untuk membuktikan dugaan bunuh diri.
"Terkait dengan laporan pembunuhan yang di Bumi Asri. Laporan model A (laporan dugaan pembunuhan) nanti bisa tanya ke sana (Polda Sumut)," tuturnya.
Sebelumnya, Ayah kandung Winda Lorenza Gowasa, Sanalui Gowasa, menyebutkan anaknya bukan tewas bunuh diri, tetapi dibunuh.
Hal itu diungkapkannya saat ditemui di rumah duka, Jalan Rakyat, Medan Timur, Rabu (5/8/2026).
"Sebenarnya ini bukan penembakan diri sendiri. Ini asli dianiaya. Karena kita lihat, ada pencekikan di leher dan mata lebam. Semua badannya agak kebiru-biruan," ucapnya.
Menurutnya, pemberitaan yang selama ini beredar bahwa anaknya tewas bunuh diri adalah keliru.
"Tidak ada itu bunuh diri menggunakan pistol seperti yang diberitakan selama ini. Itu tidak benar," tuturnya.[]



































