Friday, August 7, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Propam Polres Asahan Periksa Anggota Terkait Penggunaan Pod Getar yang Viral

Mistar.idMinggu, 21 Juni 2026 pukul 12.36 WIB
propam_polres_asahan_periksa_anggota_terkait_penggunaan_pod_getar_yang_viral

Propam Polres Asahan saat lmemeriksa Brigadir DAS yang diduga terlibat kasus pod getar. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Menyusul beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan dugaan penyalahgunaan pod elektrik berisi cairan narkotika, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Asahan melakukan pemeriksaan internal terhadap seorang personel berinisial DAS berpangkat Brigadir pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Video tersebut juga dikaitkan dengan dugaan keberadaan seorang anggota Polres Asahan di lokasi yang sama dengan seorang wanita yang terlihat dalam kondisi tidak sadar setelah diduga menggunakan pod getar.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.

“Proses klarifikasi dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Asahan, IPTU PS Naibaho, bersama Kanit Paminal. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk respons cepat institusi Polri terhadap setiap informasi yang berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum,” kata Kasi Humas Polres Asahan AKP Herli Danamik, Minggu (21/6/2026).

Propam meminta keterangan dari Brigadir DAS, istrinya serta seorang saksi seorang wanita bernama Fahira Sihombing.

Hasil pendalaman mengungkapkan bahwa foto yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi saat perayaan ulang tahun yang berlangsung pada 20 Mei 2026 di kediaman Fahira Sihombing, kawasan Siumbut-Umbut, Kabupaten Asahan.

“Saat itu, Brigadir DAS hadir bersama istrinya berada di acara dan disebutkan sebagai pertemuan biasa antar teman. Dari hasil klarifikasi, tidak ditemukan indikasi adanya aktivitas yang berkaitan dengan dugaan peredaran pod getar selama acara,” ucapnya.

Sementara itu, mengenai seorang perempuan yang diduga menggunakan pod getar di dalam video yang viral, Propam berhasil mengidentifikasi wanita tersebut.

“Perempuan tersebut diketahui bernama Vina Sihombing. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak, tidak ditemukan bukti yang menghubungkan Brigadir DAS dengan aktivitas yang terekam dalam video tersebut,” tuturnya.

Untuk memastikan tidak adanya keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika maupun zat terlarang lainnya, Propam juga melakukan tes urine terhadap Brigadir DAS dan dinyatakan negatif narkotika.

Selain itu, hasil penelusuran lanjutan juga mengungkap Vina Sihombing saat ini sedang menjalani program rehabilitasi di Panti Rehabilitasi Narkoba Amanah.

“Berdasarkan seluruh rangkaian pemeriksaan, klarifikasi saksi, serta hasil tes urine yang telah dilakukan, Propam Polres Asahan menyimpulkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan fakta maupun bukti yang menunjukkan keterlibatan Brigadir DAS dalam dugaan peredaran pod getar ataupun video viral yang beredar di media sosial,” ujarnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN