Polisi Buru 2 Pelaku yang Diduga Pura-pura Jadi Polisi dalam Kasus Kematian Suwarno

Kedua pelaku saat diinterogasi petugas di Polsek Medan Tembung. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (15/9/2026) - Penemuan jenazah Suwarno, warga Jalan Rukun, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, di Benteng Sungai, Bandar Sidoras, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari, masih didalami Polsek Medan Tembung.
Setelah menangkap dua orang, yakni Feby Ananda Wibianto (22) dan Hendri Pribadi (26), warga Jalan Trunojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, polisi kini memburu dua pelaku lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, mengatakan kedua pelaku sebelumnya ditangkap berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Keduanya kita amankan berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi," ucapnya, Selasa (15/9/2026).
Selain itu, berdasarkan hasil pendalaman, polisi menemukan bahwa korban juga kehilangan telepon seluler (handphone) yang diduga dibawa kabur oleh salah satu pelaku.
Terkait barang milik korban yang hilang, Parulian mengatakan handphone korban hingga kini belum ditemukan. Pihaknya menduga handphone tersebut dibawa kabur oleh dua pelaku yang masih dalam pengejaran.
"Jadi untuk barang dari korban itu, handphonenya hilang. Masih kita lakukan pencarian juga," tuturnya.
Ia menekankan, satu dari dua pelaku yang masih diburu diduga merupakan otak aksi tersebut.
"Kita masih dalami untuk melakukan pengejaran. Nanti setelah kedua orang lagi yang masih kita cari, akan terang semua," ujarnya.
Tersangka Hendri Menggunakan Senjata Mainan
Disampaikan, para pelaku bereaksi dengan berpura-pura sebagai polisi. Hasil interogasi, Hendri Pribadi mengaku mendapatkan senjata mainan dari sepeda motor milik salah satu pelaku. Ia juga mengaku tidak pernah mengaku sebagai anggota kepolisian saat kejadian.
"Saya dapat dari kereta Scoopy si B. Saya nggak ada ngaku polisi. Cuma ikut-ikut ngejar aja karena awalnya si B teriak nyuruh kejar-kejar," ucapnya.
Hendri juga mengaku memukul korban sebanyak dua kali menggunakan tangan. Sementara rekannya, Feby Ananda, mengaku tidak memukul korban Suwarno.
"Saya nggak ada mukul korban. Saya mukul kawannya yang lari itu aja," ujarnya.
PREVIOUS ARTICLE
8 Warga Diamankan Terkait Penyerangan dan Penjarahan di Humbahas








































