Keributan Diduga Libatkan Debt Collector dan Pemilik Mobil, Lalu Lintas di Tebing Tinggi Sempat Macet

Kolase foto: Seorang ibu saat bersitegang denga salah seorang Debt Collector, dan mobil yang dikendarai Debt Collector. (foto:nazli/mistar).
Tebing Tinggi, MISTAR.ID (21/9/2026) - Aksi debt collector kembali meresahkan nasabah kendaraan. Perang urat saraf terjadi di ruas Jalan Prof. H.M. Yamin, Simpang Kampung Keling, Kota Tebing Tinggi, tepatnya di samping Apotek Serasi, Senin (21/9/2026) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Aksi keributan antara pemilik kendaraan mobil roda empat dengan debt collector menjadi sorotan pengguna jalan. Akibat keributan tersebut, kemacetan sempat terjadi di ruas Jalan Prof. H.M. Yamin, Simpang Kampung Keling, Kota Tebing Tinggi.
Amatan di lokasi, seorang wanita pemilik mobil yang hendak diambil paksa terlihat bersitegang dengan salah seorang debt collector yang mengendarai mobil berwarna silver bernomor polisi BK 1885 NT. Aksi perebutan kunci mobil sempat mewarnai keributan tersebut.
Pemilik mobil mengaku bahwa mobilnya memang telah menunggak selama tujuh bulan.
"Memang kami akui mobil kami dalam masalah. Anak saya yang beli mobil ini, tapi anak saya kecelakaan, jadi belum dibayar, sudah tujuh bulan," ungkap seorang wanita paruh baya kepada MISTAR, Senin (21/9/2026) sore.
Namun, ibu tersebut merasa keberatan lantaran pihaknya telah berkomunikasi dengan perusahaan dan menyatakan akan melakukan pembayaran.
"Cuma kami dibilang orang itu, 'Kapan, Bu, dibayar?' Tunggu Pak, uang kami keluar. Kami sudah ACC sama Direktur Adira," pungkasnya.
Menanggapi dan merespons kabar adanya keributan di ruas Jalan Prof. H.M. Yamin karena adanya indikasi dugaan tindakan pengambilan kendaraan oleh oknum debt collector, Waka Polres Tebing Tinggi, Kompol M. Haris Sihite, mengatakan akan menurunkan personel ke lokasi keributan.
"Segera merapat," ungkap Kompol Haris melalui pesan WhatsApp kepada MISTAR. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER








































