Senpi yang Dibawa Debt Collector di Medan Ternyata Mainan, Polisi Tetapkan Tersangka

Debt Collector yang diduga membawa benda mirip senjata api. (Foto: Dokumentasi Godams/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Polisi akhirnya memastikan benda mirip senjata api (senpi) yang diamankan dari debt collector (DC) merupakan senjata mainan. Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi Setiawan, Jumat (4/9/2026).
Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya, benda tersebut merupakan mainan.
"Mainan itu," ucapnya.
Selain itu, lanjut Fandi, dalam kasus senpi tesebut, dari dua pria yang sebelumnya ditangkap, pihaknya menetapkan satu orang tersangka.
"Satu tersangka ditetapkan, kami tahan. UU Darurat, karena membawa senjata. Jadi bukan karena benda mainan itu," tuturnya.
Sementara terkait chaos antara driver ojol Reza dengan DC, Fandi menegaskan bahwa permasalahan tersebut telah selesai.
"Ojol itu sudah tidak mempermasalahkan lagi," sambungnya.
Menurutnya, aksi DC itu bukan untuk merampas sepeda motor Reza. Tindakan itu dilakukan karena Reza diduga mengalami masalah dalam pembayaran.
"Bukan mau merampok. Itu nunggak," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, keributan terjadi di Jalan Wahid Hasyim, Sei Sikambing D, Medan Petisah, tepat di depan Oriza Beauti Salon, Selasa (1/9/2026).
Keributan itu diduga ditengarai debt collector (DC) yang hendak menarik sepeda motor driver ojek online. Anehnya, salah seorang DC mengeluarkan benda mirip senjata api.
Menurut salah seorang anggota URC Godams, Judika Sitompul, peristiwa itu terjadi saat driver ojol bernama Reza sedang mencari orderan di Jalan Wahid Hasyim.
Seketika, ia dihampiri salah seorang pria dan meminta bantuan untuk mendorong sepeda motornya yang mogok. Driver tersebut pun mendorong sepeda motor pria yang diduga merupakan bagian dari DC. (hm25)

























