Friday, September 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Penculik Bayi di RS Sundari Dibayar Rp15 Juta oleh Calon Orang Tua Asuh

Mistar.idJumat, 4 September 2026 pukul 19.05 WIB
penculik_bayi_di_rs_sundari_dibayar_rp15_juta_oleh_calon_orang_tua_asuh_

Kedua tersangka saat berada di kantor polisi. (foto: Satreskrim Polrestabes Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - AM, pelaku penculikan bayi di Rumah Sakit Sundari nekat melakukan aksinya karena telah dipesan seharga Rp15 juta. Pesanan datang dari pasangan suami istri (pasutri) yang ingin mengadopsi anak.

Gayung bersambut, saat bersamaan Amelia kenal dengan F yang tengah mengandung di luar nikah. "Jadi niat awal itu anak si F yang mau diadopsi pasutri tersebut. Tapi pasutri itu tidak mengenal F. Jadi melalui AM lah perantaranya," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, Jumat (4/9/2026).

Adrian mengatakan, saat itu pasutri tersebut menyerahkan uang Rp5 juta untuk keperluan calon bayi di kandungan F, termasuk untuk melakukan USG. Namun kenyataannya, anak dalam kandungan F masih kurang bulan dan berjenis kelamin laki-laki.

"Nah pasutri itu sebelumnya mau mengadopsi bayi perempuan. Selain itu, AM menjanjikan dalam waktu dekat. Ternyata hasil USG, bayi itu lahir masih lama," katanya.

Situasi itu membuat AM kalang kabut. Ia pun berniat melakukan pencurian bayi di Rumah Sakit Sundari. Perempuan berusia 37 tahun itu mendatangi rumah sakit dengan menggunakan pakaian putih ala seorang perawat. "Memang AM mantan karyawan di rumah sakit itu," ucapnya.

Di ruang bersalin, AM menghampiri orang tua bayi yang baru melahirkan. Saat itu bayi laki-laki itu digendong oleh neneknya. Ia kemudian berdalih jika sang bayi hendak dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

"Awalnya neneknya mempertanyakan. Karena perawat rumah sakit yang asli bilang akan mengecek pukul 12.00 WIB. Kok tiba-tiba pukul 11.30 WIB sudah diminta. Tapi karena neneknya percaya, diberi bayi tadi ke AM," katanya.

Petaka tiba saat perawat rumah sakit yang asli tiba. Bayi laki-laki tersebut telah tiada dari pelukan orang tua dan neneknya. Rumah sakit heboh dan memutar rekaman CCTV. Ayah bayi, M Jamal langsung membuat laporan ke Polsek Sunggal.

"Di situ orang tuanya buat laporan tak berapa lama Polsek Sunggal mengamankan kedua tersangka," ucap Adrian.

Sebelum mendapatkan bayi tersebut, AM kembali meminta uang Rp10 juta ke calon orang tua asuh tersebut. Ia berdalih uang tersebut untuk biaya bersalin, mengurus BPJS, hingga membeli susu sang bayi.

"Jadi motifnya uang. Dua perempuan itu kita tetapkan tersangka. Untuk calon orang tua asuh itu masih kita dalami," ujarnya.

Pencurian bayi ini terjadi, Senin (31/8/2026). Seorang bayi yang baru dilahirkan ibunya hilang dari rumah sakit tersebut. Pihak keluarga melaporkan ke Polsek Sunggal yang langsung turun ke lokasi melakukan penyelidikan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN