Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Empat Penumpang Tewas dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 17.20 WIB
empat_penumpang_tewas_dalam_kebakaran_km_mutiara_sentosa_2_di_perairan_sumenep_

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Sumenep, MISTAR.ID – Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, menyebabkan empat penumpang meninggal dunia. Tim SAR gabungan hingga Minggu (2/8/2026) sore masih melakukan proses evakuasi dan penanganan korban.

Berdasarkan data terbaru Kantor SAR Surabaya hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 222 orang berhasil dievakuasi dari kapal yang terbakar tersebut. Dari jumlah itu, 218 orang dinyatakan selamat, sementara empat lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Humas Kantor SAR Surabaya, Novita Nirmala, menyampaikan rincian evakuasi dari sejumlah kapal yang memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

Berikut data evakuasi korban:

KM Meratus Pematang Siantar: mengevakuasi 109 orang selamat dan 2 orang meninggal dunia.

TB Hasnur 26: mengevakuasi 65 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

KM Transco Arafura: mengevakuasi 17 orang selamat.

KM Meratus Project 3: mengevakuasi 13 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia.

KM Prakarsa Mas: mengevakuasi 7 orang selamat.

KM SC Aila XVII: mengevakuasi 7 orang selamat.

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 pertama kali diketahui pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut diketahui membawa 232 orang penumpang, yang sebagian besar merupakan sopir dan kernet kendaraan logistik.

Selain penumpang, kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar itu juga mengangkut 181 unit kendaraan, mulai dari sepeda motor, truk, hingga alat berat.

Laporan kondisi darurat diterima Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB setelah pihak pengelola kapal dan Syahbandar Tanjung Perak menerima informasi dari nakhoda sebelum komunikasi terputus.

Saat tim penyelamat tiba di lokasi dengan koordinat sekitar 06°30'64''S / 114°00'19''E atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, kondisi kapal dilaporkan telah mengalami kebakaran hebat hingga sebagian besar badan kapal terbakar.

Situasi sempat membuat panik para penumpang. Ratusan orang berkumpul di area anjungan dan haluan kapal dengan mengenakan jaket pelampung berwarna oranye. Beberapa penumpang bahkan dilaporkan sempat melompat ke laut sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga kini, tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran, pemantauan, serta proses penanganan dan identifikasi korban di perairan Madura.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN