Friday, August 14, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Nagreg, Satu Jemaah Tewas

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 16.01 WIB
bus_rombongan_umrah_kecelakaan_di_nagreg_satu_jemaah_tewas

Petugas SAR Gabungan saat mengevakuasi korban terjepit akibat kecelakaan bus jamaah umroh PO Putra RB di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). (foto: antara/mistar)

news_banner

Bandung, MISTAR.ID – Bus yang membawa rombongan jemaah umrah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Jumat (14/8/2026) dini hari.

Dalam kecelakaan tersebut, seorang jemaah berinisial LS, 52 tahun, meninggal dunia di lokasi. Peristiwa terjadi di Kampung Paslon, Desa Ciherang, sekitar dua kilometer dari Simpang Nagreg.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, Iptu Lilim, mengatakan kendaraan itu membawa rombongan perempuan yang baru kembali setelah menjalankan ibadah umrah.

"Iya, itu laka tunggal kejadiannya sekitar jam 1 dini hari. Bus rombongan umrah," ujar Lilim, dikutip dari detikJabar.

Kecelakaan terjadi ketika bus bernomor polisi B-7858-ZAA melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Saat melewati jalan yang menurun, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga bus kehilangan kendali.

"Pada saat di jalan menurun, sopir kurang konsentrasi dan waspada dengan situasi yang ada di depannya. Sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan menabrak pagar tembok bangunan rumah," ucap Lilim.

Akibat benturan tersebut, satu penumpang meninggal dunia, sementara sejumlah penumpang lainnya mengalami luka ringan. Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

"Saat kejadian 1 korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Cicalengka dan sekarang korban sudah dibawa keluarga. Korban luka ringan pun sudah pulang," kata Lilim.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut sekitar pukul 01.55 WIB. Tim rescue kemudian dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Petugas yang tiba di lokasi mendapati LS dalam kondisi terjepit di bagian badan bus. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban.

"Korban yang terjepit wanita inisial LS meninggal dunia dan berhasil dievakuasi pukul 3 dini hari. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia," ujar Ade.

Berdasarkan data akhir Basarnas, kecelakaan tersebut melibatkan 14 orang. Sebanyak 13 orang selamat, sedangkan satu jemaah meninggal dunia. Seluruh korban yang selamat telah meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN