Beraksi di Empat Lokasi, Ini Pengakuan dan Peran Para Pelaku Begal

Petugas saat mengamankan salah satu pelaku. (foto: Resmob Polrestabes Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Bukan sekali, Ram Chand Singh Dhiloon alias Kisen mengaku telah terlibat dalam empat aksi begal dan curanmor di sejumlah lokasi di wilayah Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Hal itu terungkap dalam hasil interogasi petugas resmob Polrestabes Medan.
Dijelaskan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, selain terlibat dalam aksi begal terhadap Tri Suci Fahdina, ia juga terlibat di 3 lokasi lainnya. Selain itu, ia juga terlibat kasus curanmor.
Aksi pertama disebut terjadi sekitar sebulan lalu di kawasan Pondok Rowo, Saentis, Sampali. Dalam kasus ini, para pelaku membawa kabur Honda Fazzio warna abu-abu.
Masih dalam rentang sekitar sebulan terakhir, kelompok tersebut juga diduga beraksi di Jalan Bengkel, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan membawa kabur Honda Vario 125 warna merah.
Selanjutnya, sekitar seminggu sebelum penangkapan, kelompok itu kembali beraksi di Jalan Perhubungan, dekat Irian Supermarket, Laut Dendang. Sepeda motor yang menjadi sasaran adalah Honda Beat Deluxe warna hitam.
Sementara satu aksi lainnya terjadi sekitar dua bulan lalu di lapangan padel Jalan Mandala. Dalam kejadian tersebut, korban kehilangan Honda Beat Deluxe warna hitam.
"Selain itu, Ram Chand juga terlibat dalam aksi curanmor di Gang Seram, Jalan Padang, sekitar dua hari sebelum pemeriksaan. Kendaraan yang dicuri Honda Vario tahun 2018 warna putih," jelas Bimo, Jumat (6/11/2026).
Dalam sejumlah kasus itu, beberapa nama disebut Ram Chand ikut terlibat. Para pelaku tersebut juga kini masih dalam pemburuan petugas. "Dari hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan aksinya bersama M Al Hadim, Try Dimas, DA dan BE," kata Bimo.
Dalam aksi terhadap Tri Suci Fahdina, Ram Chand berperan membawa sepeda motor dan menyerempet korban. Sementara Al Hadim bertugas mengancam korban dengan teriakan, DA mengancam menggunakan senjata tajam jenis parang, BE dan M Rafli berperan sebagai joki, sedangkan Dimas mengambil sepeda motor korban.
"Kita masih memburu pelaku lain termasuk mengembangkan untuk menangkap penadahnya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, empat komplotan begal bersajam ditangkap resmob Polrestabes Medan. Keempatnya beraksi di Jalan Perhubungan, Laut Dendang, Percut Sei Tuan, Rabu (28/10/2026).
Keempatnya bernama Ram chand Singh Dhiloon, 21 tahun, Muhammad Rafli, 19 tahun, M Al Hadim, 20 tahun, dan Try Dimas Ananda, 19 tahun.
PREVIOUS ARTICLE
Empat Begal Bersenjata Tajam Ditangkap Resmob Polrestabes Medan









































