Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jelang Idul Fitri 1447 H, Nasabah Pegadaian Pematangsiantar Ramai Tebus Barang Gadai

Mistar.idSabtu, 14 Maret 2026 pukul 15.34 WIB
jelang_idul_fitri_1447_h_nasabah_pegadaian_pematangsiantar_ramai_tebus_barang_gadai

Nasabah pegadaian yang sedang melakukan transaksi. (foto:abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Fenomena unik terjadi di kantor PT Pegadaian (Persero) Cabang Pematangsiantar menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Berbeda dengan tren biasanya menggadaikan barang, saat ini masyarakat justru lebih banyak mendatangi kantor Pegadaian untuk melakukan pelunasan pinjaman.

Peningkatan aktivitas ini mulai terlihat sejak memasuki minggu kedua bulan Ramadan. Masyarakat tampak antusias mengambil kembali barang jaminan mereka, terutama perhiasan emas dan kendaraan bermotor, untuk digunakan selama hari raya.

Kepala Kantor Cabang Pegadaian Pematangsiantar, Jannes Simanjuntak, mengatakan banyaknya masyarakat yang melakukan pelunasan disinyalir karena beberapa faktor, di antaranya pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang memudahkan nasabah menebus barang jaminan.

“Dan kebutuhan penampilan, emas yang digadaikan ingin dipakai kembali untuk mempercantik diri saat silaturahmi, serta kebutuhan transportasi, kendaraan yang sempat digadai ditebus untuk keperluan mudik atau bepergian bersama keluarga,” ujarnya kepada Mistar.id, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pergeseran tren ini merupakan hal yang positif namun tetap stabil dari sisi operasional.

“Saat ini kami melihat tren yang cukup signifikan di mana masyarakat lebih banyak melakukan pelunasan barang gadai. Sementara itu, untuk aktivitas menggadaikan barang (gadai baru) terpantau masih tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan drastis seperti arus penebusan,” ucapnya.

Jannes menambahkan bahwa Pegadaian telah mengantisipasi lonjakan kunjungan ini dengan menyiagakan petugas layanan agar proses penebusan bisa dilakukan dengan cepat dan nyaman bagi nasabah.

“Kita memprediksi tren akan kembali berbalik arah setelah libur Lebaran usai. Biasanya, masyarakat akan kembali menggadaikan barangnya untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari atau modal usaha setelah pengeluaran besar selama hari raya,” tuturnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN