Harga Semen di Sumut Masih Tinggi, Tembus Rp85 Ribu per Sak

Ilustrasi pekerja mengaduk semen. (foto: gemini/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Harga semen di wilayah Sumatera Utara (Sumut) masih bertahan di posisi tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kondisi stagnan di harga tinggi ini membuat perkiraan biaya konstruksi dan renovasi rumah bagi masyarakat membengkak.
Berdasarkan pantauan harga di tingkat eceran, Jumat (21/8/2026), masyarakat masih harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk membeli satu sak semen.
Hanan, salah seorang pemilik panglong (toko bahan bangunan) di kawasan Jalan Klambir Lima, mengatakan harga semen dari distributor belum mengalami koreksi. "Untuk harga semen eceran saat ini masih di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per sak," ujarnya.
Tingginya harga material ini dirasakan oleh masyarakat di kawasan lain. Berdasarkan sejumlah laporan dari masyarakat setempat, harga semen di beberapa titik pengecer bahkan sempat berada di level yang lebih tinggi, yaitu Rp75.000 hingga Rp85.000 per sak.
Stagnasi harga tinggi ini berlaku pada berbagai merek semen populer yang beredar di pasaran Sumut. Semen Padang Rp80.000 per sak, semen Merdeka Rp70.000 hingga Rp75.000 per sak, dan semen Merah Putih Rp70.000 hingga Rp75.000 per sak.
Harga material bangunan yang bertahan mahal, menjadi perhatian khusus bagi masyarakat.
"Ini masih berhenti dulu pembangunannya, masih ngumpulin uang untuk beli semennya. Lumayan harganya, dari pada dipaksa beli mending ditabung dulu beberapa bulan. Biar gak mencekik biaya pembangunan," ucap salah seorang pemilik rumah yang sedang membangun rumahnya, Tri.
Tri juga mengungkapkan pengeluaran melebihi batas perkiraan, karena harga semen yang mengalami kenaikan lumayan drastis.
"Perkiraan dengan budget yang saya punya, rumah ini bisa terbangun kurang lebih 4 bulan. Tapi karena kenaikan, jadinya lebih lama. Rumah saya kerjakan sendiri, jadi harusnya lebih hemat. Tapi malah jadi gak masuk budgetnya," ujarnya.
Ia berharap ketersediaan dan harga semen dapat kembali stabil, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan perkiraan.
PREVIOUS ARTICLE
PTPN Group Kembangkan 10.000 Hektare Bawang Putih























