Tuesday, October 6, 2026
home_banner_first
KULINER

Bukan Gula, Sedikit Garam Bisa Bikin Kopi Lebih Manis dan Harum

Mistar.idRabu, 7 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB
bukan_gula_sedikit_garam_bisa_bikin_kopi_lebih_manis_dan_harum

Kopi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Yoshinao Motoi)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Menambahkan sedikit garam ke dalam kopi ternyata dapat membantu mengurangi rasa pahit sekaligus membuat rasa manis alami dan aroma kopi lebih terasa.

Cara ini telah digunakan di sejumlah negara selama puluhan tahun, terutama untuk menyeimbangkan rasa kopi robusta atau kopi dengan tingkat sangrai gelap.

Dikutip dari Perfect Daily Grind, Selasa (10/3/2026), garam dapat menekan persepsi rasa pahit tanpa perlu menambahkan bahan lain ke dalam kopi.

Sara Marquart, mantan Head of Flavour di Coffee Excellence Center, mengatakan garam juga dapat membantu menonjolkan rasa manis alami dan aroma kopi.

Trik menambahkan garam ke kopi bahkan pernah dipopulerkan Alton Brown melalui acara Good Eats pada 2009. Ia menyarankan sekitar setengah sendok teh garam untuk secangkir kopi guna mengurangi rasa pahit.

Mengapa Garam Bisa Mengurangi Pahit?

Rasa pahit pada kopi antara lain berasal dari senyawa chlorogenic acid lactones dan phenylindanes yang terbentuk selama proses pemanggangan biji kopi, terutama pada tingkat sangrai yang lebih gelap.

Metode penyeduhan juga dapat memengaruhi tingkat kepahitan. Ekstraksi berlebihan, misalnya karena air terlalu panas atau kopi diseduh terlalu lama, dapat menghasilkan rasa yang lebih pahit.

Ketika ditambahkan ke kopi, ion natrium dari garam dapat berinteraksi dengan reseptor rasa di lidah. Interaksi tersebut dapat mengurangi persepsi pahit sehingga rasa manis kopi menjadi lebih menonjol.

Berapa Takaran Garam untuk Kopi?

Takaran garam yang digunakan masih menjadi perdebatan. Sara Marquart menyarankan garam dicampurkan ke bubuk kopi sebelum proses penyeduhan.

Sementara itu, David Jameson, pendiri Danelaw Specialty Coffee dan mantan Head of Coffee and Sustainability Bewley's Tea and Coffee, menyarankan garam ditambahkan setelah kopi diseduh.

Menurutnya, cara tersebut membuat takaran lebih mudah dikontrol. Kopi dapat dicicipi terlebih dahulu, kemudian garam ditambahkan sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan.

Barista James Hoffmann menggunakan larutan garam untuk mendapatkan dosis yang lebih presisi. Ia menemukan bahwa 0,3 gram larutan garam dengan konsentrasi 20% dapat memperbaiki rasa dan tekstur kopi instan.

Sara menyebut sekitar 0,5 gram garam untuk 1 liter kopi dapat membantu mengurangi rasa pahit dan menonjolkan rasa manis.

Sementara itu, pakar roasting kopi Scott Rao menemukan penggunaan 0,15 gram garam untuk setiap 100 gram kopi seduh menghasilkan rasa yang paling enak.

Tidak Semua Kopi Cocok Ditambah Garam

Meski dapat membantu mengurangi rasa pahit, garam tidak selalu cocok untuk semua jenis kopi.

David Jameson menilai kualitas biji kopi tetap menjadi faktor utama dalam menghasilkan cita rasa yang baik. Pada kopi specialty berkualitas tinggi, penambahan garam justru berpotensi menutupi karakter halus, keasaman, dan aroma kompleks yang menjadi ciri khasnya.

Menurut David, garam lebih cocok digunakan untuk membantu memperbaiki rasa kopi yang kurang enak.

James Hoffmann juga menilai rasa pahit tidak selalu menjadi sesuatu yang buruk. Jika seimbang dengan rasa manis dan asam, sedikit rasa pahit justru dapat membuat kopi lebih nikmat.

Garam dapat membantu mengurangi rasa pahit yang terlalu kuat pada kopi berkualitas rendah atau kopi sangrai gelap. Namun, penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak menghilangkan karakter asli kopi.

Sementara pada kopi sangrai terang dengan cita rasa kompleks, penambahan garam berpotensi membuat karakter alaminya kurang terasa. Karena itu, penggunaan garam sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit untuk menemukan takaran yang sesuai selera. (Perfect Daily)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN