Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Mendikdasmen Buka Kesempatan Guru Lanjut S1 Lewat Program RPL

Mistar.idSenin, 5 Januari 2026 pukul 12.04 WIB
mendikdasmen_buka_kesempatan_guru_lanjut_s1_lewat_program_rpl

Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat hadir di Medan. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membuka kesempatan bagi guru-guru yang belum berijazah D4 atau S1 untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dengan dukungan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah.

“Tahun ini kami berikan kesempatan untuk melanjutkan studi jenjang S1 dengan sistem RPL, yang kami berikan bantuan sebesar Rp3 juta per semester untuk masing-masing guru,” ujar Abdul Mu’ti di Medan, Senin (5/1/2026).

Ia menyampaikan, pada tahun 2025 pemerintah mengalokasikan program tersebut untuk 12.500 guru. Jumlah itu akan meningkat signifikan pada 2026 dengan alokasi bagi 150.000 guru. Dengan demikian, pada 2027 akan ada sekitar 162.500 guru bergelar sarjana yang merupakan lulusan program RPL.

Abdul Mu’ti menjelaskan, program ini merupakan bagian dari kebijakan peningkatan kompetensi guru yang diharapkan dapat menjadi gerakan bersama agar guru dapat bekerja secara optimal.

Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan peningkatan kualitas diri, khususnya bagi kepala sekolah dan guru yang telah menerima manfaat pembangunan sekolah, revitalisasi, digitalisasi, serta tunjangan, baik ASN maupun non-ASN.

Selain peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi dengan mekanisme transfer langsung, kementerian juga menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi guru. “Terutama pelatihan pembelajaran mendalam, pelatihan kepekaan, serta pelatihan koding dan kecerdasan artifisial (KKA),” tuturnya.

Ia menambahkan, guru yang telah menyelesaikan pendidikan S1 melalui program RPL dapat mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Apabila berhasil dan memenuhi persyaratan, guru tersebut berpeluang memperoleh tunjangan sertifikasi.

“Dengan cara demikian, kesejahteraan meningkat, kemampuan meningkat, dan kegiatan belajar mengajar juga semakin meningkat,” ucapnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN